Trump Tinggalkan Turki dengan Air Force One Lama di Tengah Ancaman dari Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan Ankara, Turki, usai menghadiri KTT NATO dengan menggunakan Air Force One lama, bukan pesawat...
Read more
Otoritas Pakistan berhasil menemukan puing pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan penerbangan dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi. Meski demikian, operasi pencarian terhadap lima awak pesawat yang berada di dalamnya masih terus dilakukan.
Menurut Pakistan Airports Authority (PAA), pesawat kehilangan kontak dengan pengatur lalu lintas udara ketika mendekati Karachi pada Selasa malam. Sebelum komunikasi terputus, awak pesawat sempat melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi.
PAA menjelaskan bahwa radar sempat merekam pergerakan pesawat yang mengalami penurunan ketinggian secara cepat disertai perubahan arah sebelum akhirnya menghilang dari pemantauan. Berdasarkan data awal pelacakan penerbangan, pesawat sempat turun, kembali naik, lalu mengalami penurunan drastis sesaat sebelum kontak benar-benar hilang.
Setelah melakukan operasi pencarian selama sekitar 12 jam, tim gabungan dari Angkatan Laut Pakistan dan badan penyelamat maritim berhasil menemukan puing-puing pesawat di Laut Arab, tidak jauh dari lepas pantai Ormara di wilayah selatan Pakistan.
“Berhasil menemukan dan mengidentifikasi puing-puing pesawat kargo K2 Airways B737 yang dinyatakan hilang tadi malam,” kata Pakistan Airports Authority dalam pernyataan resminya.
Menurut PAA, proses pencarian terhadap lima awak pesawat masih menjadi prioritas utama. Operasi tersebut melibatkan kapal Angkatan Laut Pakistan, kapal dagang, pesawat militer, serta berbagai unsur penyelamat lainnya.
Otoritas juga merilis dokumentasi yang memperlihatkan personel penyelamat mengangkat potongan badan pesawat berwarna merah dan putih bertuliskan “K2 Air” dari kapal kecil menuju kapal yang lebih besar sebagai bagian dari proses identifikasi barang bukti.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif turut menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Menurut pernyataan resmi pemerintah, seluruh sumber daya yang tersedia telah dikerahkan untuk mendukung proses pencarian sekaligus penyelidikan penyebab kecelakaan.
Berdasarkan data industri penerbangan, pesawat yang mengalami kecelakaan merupakan Boeing 737-400 yang diproduksi pada 1999. Pesawat tersebut sebelumnya pernah dioperasikan sebagai pesawat penumpang oleh Aeroflot dan Garuda Indonesia, sebelum dikonversi menjadi pesawat kargo pada 2012.
Penyelidikan resmi kini dilakukan oleh otoritas Pakistan dengan dukungan sejumlah lembaga internasional. Tim investigasi akan menganalisis puing pesawat serta mencari alat perekam penerbangan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Hingga kini, status kelima awak pesawat masih belum diumumkan secara resmi karena proses pencarian masih berlangsung.
Referensi:
detikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan Ankara, Turki, usai menghadiri KTT NATO dengan menggunakan Air Force One lama, bukan pesawat...
Otoritas Pakistan berhasil menemukan puing pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan penerbangan dari...