Rossi Soroti Dominasi Marquez, Motor Lambat Mustahil Jadi Penantang
Legenda MotoGP Valentino Rossi memberikan pandangannya terkait persaingan di musim MotoGP saat ini. Menurutnya, sangat sulit bagi pembalap untuk mengalahkan...
Read more
Pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku puas setelah berhasil menjaga peluang gelar juara dunia Formula 1 2025 tetap hidup. Berdasarkan hasil balapan utama di Lusail, Qatar, Senin 1 Desember 2025 dini hari WIB, Verstappen menyatakan bahwa kemenangan tersebut memberikan dorongan besar untuk terus bersaing hingga seri penutup di Yas Marina, Abu Dhabi.
Menurut data klasemen sementara kompetisi, Verstappen kini mengoleksi 396 poin dan berada di posisi kedua. Ia hanya terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen, Lando Norris, serta unggul 4 poin dari Oscar Piastri. Situasi ini sangat berbeda dibanding pertengahan musim ketika Verstappen sempat tertinggal ratusan poin dari dua pembalap McLaren dan dianggap sebagai underdog dalam perebutan gelar.
Dalam balapan di Qatar, Verstappen memperlihatkan kemampuan adaptasi yang kuat. Start dari posisi ketiga, ia langsung menyalip Norris di Tikungan 1 dan menempel Oscar Piastri. Insiden di Lap 7 yang memicu Safety Car membuat hampir semua pembalap melakukan pit stop. Norris dan Piastri memilih bertahan, tetapi strategi itu tidak mampu membawa McLaren unggul hingga akhir balapan.
Setelah menjalani dua pit stop wajib, Verstappen semakin tak terkejar. Di sisi lain, Piastri yang sempat memimpin kembali ke trek dengan selisih 17 detik dan hanya mampu finis kedua. Norris harus puas di posisi keempat setelah Kimi Antonelli melakukan kesalahan menjelang putaran terakhir.
Menurut Verstappen, performa Red Bull meningkat signifikan berkat kerja keras seluruh tim. Ia mengatakan perubahan yang mereka lakukan selama beberapa seri terakhir membuat mobil semakin kompetitif.
“Untuk tetap dalam pertarungan ini, saya rasa kami benar-benar bisa berbangga, karena di pertengahan musim, pada satu titik, rasanya kami hampir tidak benar-benar melihat jalan untuk bisa menang lagi musim ini. Seolah-olah Anda hanya bisa berharap bahwa 2026 akan lebih baik,” kata Max Verstappen, pembalap Red Bull Racing.
Pembalap asal Belanda itu menambahkan bahwa kemenangan di Qatar adalah bukti Red Bull mampu mengambil keputusan strategis yang tepat. “Kami jelas membuat beberapa langkah yang sangat baik dengan mobil kami, dan pada beberapa akhir pekan, kami sangat kompetitif sehingga bisa menang. Namun, kami juga memenangkan balapan ketika seharusnya tidak menang, dengan bikin keputusan yang tepat sebagai sebuah tim, seperti hari ini,” lanjutnya.
Verstappen juga menegaskan bahwa kekuatan utama Red Bull pada musim ini bukan hanya mobil, tetapi juga kekompakan tim. Ia menilai seluruh kru saling memahami kebutuhan satu sama lain, sehingga mampu memaksimalkan potensi mobil meski tidak selalu menjadi yang tercepat.
“Saya rasa kami benar-benar terintegrasi dengan baik, dan kami tahu persis apa yang perlu kami minta dari satu sama lain. Itu mungkin juga membantu ketika Anda berada dalam pertarungan seperti ini, saat Anda bukan yang tercepat, tetapi masih mampu memaksimalkan segala hal yang Anda miliki,” pungkas Verstappen.
Dengan selisih poin yang sangat tipis, seri terakhir di Abu Dhabi diprediksi menjadi penentu sengit antara Norris, Verstappen, dan Piastri. Ketiganya masih memiliki peluang matematika untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 2025.
Referensi: Bola.net
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Balap Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia balap — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...