Kinerja Samsung Diprediksi Melonjak Berkat Ledakan Permintaan Chip AI Global

Samsung diperkirakan mencetak lonjakan laba dan pendapatan berkat tingginya permintaan chip AI. Simak analisis terbaru prospek saham dan bisnis semikonduktor.

Samsung diperkirakan mencetak lonjakan laba dan pendapatan berkat tingginya permintaan chip AI

Samsung Electronics kembali menjadi pusat perhatian pasar global menjelang pengumuman laporan keuangan kuartal yang berakhir pada Juni 2026. Di tengah meningkatnya volatilitas saham perusahaan semikonduktor akibat kekhawatiran terhadap industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perusahaan asal Korea Selatan itu justru diperkirakan mencatat pertumbuhan laba yang sangat signifikan.

Menurut data yang dihimpun Bloomberg dari sejumlah analis, Samsung diproyeksikan membukukan laba operasional sebesar 84,3 triliun won atau sekitar 55,1 miliar dolar AS (sekitar Rp989 triliun). Nilai tersebut meningkat sekitar 18 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan bahkan melampaui total laba perusahaan sepanjang 2025.

Sementara itu, pendapatan Samsung diperkirakan mencapai 169 triliun won, naik sekitar 127 persen secara tahunan dan menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Kinerja impresif tersebut didorong oleh lonjakan permintaan terhadap chip memori berperforma tinggi yang digunakan untuk melatih serta menjalankan model AI generatif seperti ChatGPT maupun Claude.

Permintaan Chip AI Tetap Tinggi Meski Pasar Bergejolak

Meski saham sektor semikonduktor sempat membukukan kuartal terbaik sepanjang sejarah, pasar mulai mengalami koreksi pada Juni akibat munculnya kekhawatiran mengenai meningkatnya persaingan, potensi kelebihan kapasitas produksi, serta efektivitas investasi besar-besaran di sektor AI.

Menurut Dave Mazza, Chief Executive Officer Roundhill Financial, laporan keuangan Samsung menjadi salah satu momen penting yang dapat menentukan arah sentimen investor.

“Laporan keuangan ini dirilis tepat pada saat pasar mempertanyakan kedua sisi perdagangan memori. Hasil yang mendekati konsensus akan menyelesaikan perdebatan ini dengan menguntungkan Samsung,” kata Dave Mazza.

Permintaan chip AI yang terus meningkat menyebabkan pasokan global memori berkecepatan tinggi menjadi terbatas. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga produk memori dan memperbesar margin keuntungan produsen chip seperti Samsung maupun SK Hynix.

Baca Juga:  Harga RAM Diprediksi Tetap Tinggi hingga 2028, Pasokan China Belum Mampu Redam Kenaikan

Berdasarkan data dari HSBC Holdings Plc, harga jual rata-rata DRAM meningkat lebih dari 40 persen pada kuartal April hingga Juni dibandingkan kuartal sebelumnya. Sementara itu, harga NAND Flash melonjak lebih dari 50 persen dalam periode yang sama.

Momentum tersebut dimanfaatkan Samsung dengan mempercepat ekspansi kapasitas produksi. Samsung Group bersama SK Group berencana membangun masing-masing dua pabrik semikonduktor baru di wilayah barat daya Korea Selatan dengan total investasi mencapai 800 triliun won.

Di sisi lain, laporan dari The Information menyebutkan bahwa perusahaan AI Anthropic juga sedang menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk memproduksi chip AI khusus yang akan digunakan pada pengembangan model kecerdasan buatan generasi berikutnya.

Menurut Jung In Yun, CEO Fibonacci Asset Management Global, laporan laba Samsung akan menjadi salah satu indikator terpenting bagi pasar semikonduktor global karena mampu memberikan gambaran mengenai permintaan memori bandwidth tinggi serta tren harga chip AI.

Meski demikian, tekanan terhadap saham Samsung masih cukup besar. Setelah naik hampir dua kali lipat pada kuartal sebelumnya dan menguat lebih dari 155 persen sepanjang tahun berjalan, saham perusahaan sempat terkoreksi hampir 9 persen hanya dalam lima hari perdagangan terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks volatilitas 30 hari yang mencakup 20 saham semikonduktor terbesar dunia juga telah mencapai level tertinggi sejak 2020. Kondisi ini menunjukkan investor masih berhati-hati terhadap sektor teknologi meskipun permintaan AI tetap kuat.

Baca Juga:  Tak Hanya Smartphone, Honor Rambah Robot Humanoid Berbasis AI

Namun, sebagian besar analis masih mempertahankan pandangan positif terhadap Samsung. Data Bloomberg menunjukkan rata-rata target harga saham dari berbagai perusahaan sekuritas masih mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 52 persen dalam 12 bulan mendatang.

Bahkan, Citigroup baru-baru ini menaikkan target harga saham Samsung menjadi 530.000 won, naik dari sebelumnya 460.000 won. Target tersebut sekitar 71 persen lebih tinggi dibandingkan harga penutupan saham pada akhir pekan lalu.

Selain prospek pertumbuhan laba, valuasi Samsung juga dinilai masih menarik. Berdasarkan data Bloomberg, saham Samsung saat ini diperdagangkan pada kisaran 5,7 kali proyeksi laba 12 bulan ke depan, jauh lebih murah dibandingkan Micron Technology yang berada di level sekitar 7 kali dan Philadelphia Semiconductor Index yang mencapai hampir 24 kali.

Menurut analis Citigroup yang dipimpin Peter Lee, kekhawatiran mengenai kelebihan kapasitas AI yang muncul belakangan lebih merupakan koreksi teknikal daripada perubahan fundamental bisnis.

“Kami percaya bahwa fundamental memori tetap kuat dan harga DRAM server telah menunjukkan kinerja yang lebih baik berkat permintaan CPU yang kuat,” tulis Peter Lee dalam laporan risetnya.

Laporan keuangan lengkap Samsung dijadwalkan diumumkan pada akhir Juli 2026. Investor kini menanti apakah raksasa teknologi tersebut mampu memenuhi ekspektasi tinggi pasar sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis chip AI di tengah dinamika industri semikonduktor global.

Referensi:
Bloomberg Technoz

📚 ️Baca Juga Seputar IT

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED