Sinopsis Ghost in the Cell Film Horor Komedi Joko Anwar dengan Satir Tajam
Film Ghost in the Cell menjadi salah satu tayangan Indonesia yang mencuri perhatian pada April 2026. Karya terbaru dari Joko...
Read more
Netflix kembali menghadirkan film blockbuster dengan dimensi emosional dan visual yang besar lewat The Great Flood. Disutradarai oleh Kim Byung Woo, film ini menggabungkan elemen fiksi ilmiah dan bencana dengan perjuangan kemanusiaan dalam skenario apokaliptik — dan menghadirkan Kim Da-mi serta Park Hae Soo sebagai protagonis utama.
Dalam The Great Flood, Kim Da-mi memerankan Anna, seorang ilmuwan AI yang tiba-tiba menghadapi skenario terburuk saat apartemennya diisi banjir setinggi lutut dalam hitungan detik, sambil menggendong putranya, Ja In (Kwon Eun Seong). Situasi yang penuh tekanan ini bukan hanya soal fisik — tetapi juga batin. Kim Da-mi menyebut perannya sebagai ujian pertumbuhan karakter yang intens: “Aku ingin menunjukkan lebih banyak pertumbuhan karakternya … di tengah situasi ekstrem.”
Sementara itu, Park Hae Soo berperan sebagai Hee Jo, anggota tim keamanan sebuah institut AI, yang ditugaskan menyelamatkan Anna dan Ja In ke atap gedung yang sebagian telah terendam. Perannya bukan sekadar tokoh penyelamat—ia menghadapi dilema moral dan tanggung jawab besar dalam ruang sempit dan kondisi berbahaya. Ia menyebut perannya menantang karena menampilkan “sifat manusia yang muncul dalam ruang terbatas.”
Sutradara Kim Byung Woo menyebut bahwa The Great Flood lebih dari sekadar film “bencana”:
“Ketika film mencapai tujuannya, aku berharap maknanya bisa lebih dari sekadar genre.”
Kutipan ini menegaskan bahwa film akan menyentuh tema kemanusiaan, pengorbanan, dan harapan dalam krisis besar.
Proses produksi film ini telah selesai, dan The Great Flood dijadwalkan tayang perdana di Netflix pada 19 Desember 2025. Sebelum itu, film ini akan tampil di Festival Film Internasional Busan (BIFF) pada September 2025.
Visual teaser dan poster awal film menampilkan gedung apartemen yang sepenuhnya terendam — seolah berada di dasar laut — dengan cahaya samar menembus air dan siluet orang dewasa yang memeluk anak di tengah kegelapan. Tagline-nya, “Hari Terakhir di Bumi, Satu Pilihan untuk Bertahan Hidup”, memperkuat nuansa dramatis dan misi berat yang harus dijalankan para karakter.
Sutradara menyebut bahwa meski tema besarnya adalah bencana, inti cerita akan fokus pada konflik manusia, pilihan moral, dan tekad untuk hidup — bukan sekadar kejar-kejaran air banjir.
Film ini diperkirakan menonjolkan efek visual spektakuler, menggambarkan banjir besar dengan teknologi CGI realistis. Namun, The Great Flood tidak hanya mengandalkan visual — elemen emosional seperti hubungan ibu-anak (Anna dan Ja In), serta misi menyelamatkan umat manusia menjadi inti cerita.
Konflik manusia di tengah bencana besar ini juga menyentuh isu eksistensi: apakah masih ada harapan untuk menciptakan “manusia baru”? Sutradara Kim Byung Woo menyebut bahwa film ini menggali “makna lebih dalam” dari sekadar kehancuran.
Referensi: Soompi
Referensi tambahan: Antara News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Film Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia film — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...