Google Kembangkan AI Peringatan Dini Banjir untuk Ratusan Negara
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini dimanfaatkan untuk membantu mitigasi bencana alam. Salah satu inovasi terbaru datang dari Google yang memperkenalkan...
Read more
Honor Device Co. bersiap meluncurkan robot humanoid pertamanya pada akhir pekan ini. Peluncuran tersebut akan dilakukan dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, sekaligus menandai langkah baru Honor dalam memasuki sektor teknologi robotika berbasis kecerdasan buatan.
Menurut laporan Bloomberg Technoz, perusahaan pembuat ponsel pintar yang berbasis di Shenzhen itu menyatakan robot humanoid ini dirancang untuk kebutuhan layanan konsumen, seperti membantu aktivitas belanja.
Debut resmi robot tersebut akan dilakukan dalam konferensi teknologi MWC Barcelona. Langkah ini membuat Honor bergabung dengan deretan perusahaan China yang agresif mengembangkan teknologi AI ke dalam bentuk perangkat fisik.
Honor, yang memisahkan diri dari Huawei Technologies Co. pada 2020, menyebut dirinya sebagai salah satu yang pertama di antara para pesaing utama yang masuk ke segmen humanoid. Meski demikian, Huawei juga diketahui tengah mengembangkan model AI untuk tugas serupa.
Selain memperkenalkan robot humanoid, Honor juga akan memamerkan kemajuan kecerdasan buatan terbarunya dalam konsep yang disebut Honor Robot Phone. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengintegrasikan AI secara lebih luas ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak mereka.
Berdasarkan keterangan perusahaan, Honor telah membentuk inisiatif bernilai miliaran dolar untuk memperluas bisnisnya ke industri baru, dengan fokus utama pada AI dan berbagai aplikasi inovatif. Seperti pesaingnya Xiaomi Corp., Oppo, dan Vivo, Honor juga tengah membangun layanan AI berbasis agen yang akan ditanamkan pada sistem ponsel pintar dan perangkat lainnya.
Persaingan dalam pengembangan AI fisik saat ini dipimpin oleh sejumlah perusahaan rintisan China, salah satunya Unitree. Robot besutan Unitree bahkan sempat mencuri perhatian publik lewat pertunjukan akrobatik spektakuler dalam siaran gala Tahun Baru Imlek di China.
Langkah Honor memperkenalkan robot humanoid menunjukkan bahwa kompetisi AI tidak lagi terbatas pada pengembangan perangkat lunak seperti model bahasa besar, tetapi mulai bergerak ke integrasi dalam perangkat fisik yang dapat berinteraksi langsung dengan manusia.
Honor sendiri merupakan perusahaan tertutup yang didukung oleh lembaga investasi pemerintah Shenzhen serta sejumlah perusahaan milik negara. Perusahaan ini juga telah menyatakan sedang dalam proses menuju penawaran umum perdana atau IPO, meski belum mengumumkan jadwal resmi.
Dalam beberapa waktu terakhir, debut perusahaan AI China seperti pengembang model bahasa besar Zhipu mendapat respons positif dari investor. Mereka dinilai sebagai calon pesaing domestik bagi perusahaan global seperti OpenAI dan Anthropic PBC.
Dengan peluncuran robot humanoid ini, Honor mempertegas ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam ekosistem AI dan robotika global.
Referensi:
Bloomberg Technoz
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...