Mantan Pejabat AS Sebut Israel Gunakan Tameng Manusia dalam Perang Gaza

Intelijen AS mengungkap dugaan tentara Israel menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia selama operasi militer di Jalur Gaza. (Foto: Anadolu/py)

Intelijen AS mengungkap dugaan tentara Israel menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia selama operasi militer di Jalur Gaza

Informasi dari intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan dugaan bahwa tentara Israel menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia dalam operasi militer di Jalur Gaza. Informasi ini dikumpulkan dari pejabat Israel dan dibagikan kepada Gedung Putih pada akhir masa pemerintahan mantan Presiden Joe Biden, menurut laporan Reuters yang dikutip Kamis (13/11/2025).

Dua mantan pejabat AS yang mengetahui hal tersebut menyatakan bahwa para pejabat Israel sempat membahas pengiriman warga Palestina ke dalam terowongan di Gaza yang diduga dipenuhi bahan peledak. Analisis ini kemudian menjadi perhatian serius di kalangan komunitas intelijen AS, yang mempertanyakan sejauh mana praktik itu dilakukan dan apakah sesuai arahan pimpinan militer Israel.

Berdasarkan data yang diperoleh Reuters, hukum internasional secara tegas melarang penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia dalam konflik bersenjata. Namun, laporan-laporan media dan investigasi lapangan terus menimbulkan kekhawatiran bahwa praktik tersebut terjadi di Gaza selama perang berlangsung.

Sejumlah pejabat di era Biden dikabarkan telah menyuarakan kekhawatiran atas laporan penggunaan tameng manusia oleh militer Israel, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintahan AS maupun Israel mengenai detail laporan tersebut.

Militer Israel Bantah Tuduhan Penggunaan Warga Sipil

Dalam pernyataannya, militer Israel membantah keras tuduhan tersebut, menegaskan bahwa pasukannya melarang penggunaan warga sipil sebagai tameng manusia atau memaksa mereka terlibat dalam operasi militer.

“Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Militer sedang menyelidiki dugaan keterlibatan warga Palestina dalam misi militer,” kata pihak militer Israel dalam pernyataan resmi.

Laporan itu juga menyebut bahwa Reuters belum dapat memastikan apakah pemerintahan Biden membahas temuan intelijen tersebut secara langsung dengan pemerintah Israel. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari mantan pejabat Gedung Putih terkait laporan yang memicu perdebatan ini.

Sementara itu, Hamas juga kerap dituduh menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dengan menempatkan petempurnya di fasilitas umum seperti rumah sakit. Namun, kelompok tersebut membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai propaganda politik Israel.

Kekhawatiran Baru di Kalangan Intelijen AS

Menurut laporan Reuters, temuan mengenai dugaan taktik tameng manusia hanyalah bagian dari serangkaian laporan intelijen yang muncul pada masa-masa akhir pemerintahan Biden. Pada waktu yang sama, komunitas intelijen AS juga menerima informasi terkait potensi kejahatan perang yang dilakukan oleh militer Israel.

Beberapa mantan pejabat AS mengatakan bahwa pengacara Israel sempat memperingatkan pemerintahnya tentang adanya bukti yang dapat mendukung tuduhan kejahatan perang di Gaza. Temuan itu memicu kekhawatiran di Gedung Putih karena bisa menempatkan AS dalam posisi sulit sebagai penyedia senjata dan dukungan militer bagi Israel.

Namun, menurut keterangan sumber hukum yang dikutip Reuters, pengacara di Washington pada akhir masa jabatan Biden menyimpulkan bahwa bukti tersebut belum cukup kuat untuk menuduh Israel melakukan kejahatan perang. Dengan demikian, AS tetap melanjutkan dukungan militer dan intelijen kepada Tel Aviv.

Sejumlah pejabat AS lainnya berpendapat bahwa laporan intelijen tersebut hanya menggambarkan insiden-insiden individual di lapangan, bukan mencerminkan kebijakan resmi militer Israel secara keseluruhan.

Referensi: Detik News

📚 ️Baca Juga Seputar Internasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED