Trump Sebut Kesepakatan Damai AS Iran Kian Dekat Menuju Final
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negaranya kini berada di tahap akhir menuju kesepakatan damai dengan Iran. Pernyataan ini...
Read more
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan peringatan tegas kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait rencana pencaplokan Tepi Barat Palestina. Menurut Macron, setiap upaya Israel untuk melakukan aneksasi, baik sebagian maupun seluruh wilayah Tepi Barat, akan memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa.
Pernyataan tersebut disampaikan Macron saat menerima kunjungan Presiden Palestina Mahmud Abbas di Paris pada Selasa (11/11). Pertemuan itu berlangsung satu bulan setelah gencatan senjata rapuh antara Hamas dan Israel.
Dalam konferensi pers bersama Abbas, Macron menegaskan bahwa langkah aneksasi akan menjadi garis merah bagi Eropa.
“Rencana aneksasi, baik sebagian maupun seluruhnya secara hukum maupun de facto merupakan garis merah yang akan kami tanggapi dengan tegas bersama para mitra Eropa kami,” kata Macron dalam pernyataannya di Paris, dikutip dari laporan AFP.
Menurut Macron, kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel serta percepatan pembangunan permukiman di Tepi Barat telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menilai situasi itu mengancam stabilitas regional dan jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.
“Peningkatan kekerasan dan pembangunan permukiman melanggar hukum internasional dan mengancam perdamaian,” tegasnya.
Ultimatum dari Macron muncul sebulan setelah Prancis secara resmi mengakui negara Palestina, mengikuti langkah beberapa negara Eropa lainnya pada September 2025. Langkah tersebut memperkuat posisi Prancis sebagai salah satu negara Eropa yang mendorong solusi dua negara di kawasan Timur Tengah.
Sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 60 ribu warga Palestina, kekerasan di wilayah Tepi Barat juga meningkat tajam. Berdasarkan data dari sejumlah lembaga internasional, pasukan dan pemukim Israel terus melakukan operasi militer di kota-kota Palestina di wilayah tersebut.
Pejabat dan menteri Israel bahkan secara terbuka menyuarakan rencana memperluas permukiman di Tepi Barat, meskipun kecaman datang dari berbagai negara di dunia.
Dalam pertemuannya dengan Abbas, Macron juga menekankan pentingnya langkah nyata untuk membangun institusi negara Palestina yang kuat. Keduanya sepakat membentuk komite bersama untuk penguatan negara Palestina, yang bertugas membantu penyusunan konstitusi baru dan mendorong reformasi politik.
“Komite itu akan berkontribusi dalam penyusunan konstitusi baru, dan Presiden Abbas telah menyerahkan rancangan awalnya kepada saya,” ujar Macron.
Abbas sendiri menegaskan komitmen Palestina untuk melakukan reformasi dan mempersiapkan pemilihan umum begitu situasi keamanan memungkinkan.
“Kami hampir menyelesaikan rancangan konstitusi sementara negara Palestina serta undang-undang tentang pemilu dan partai politik,” kata Abbas dalam pernyataannya.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan puing helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air setelah melakukan pencarian intensif di wilayah Kabupaten...
Sebuah rekaman video memperlihatkan dua sejoli diduga bermesraan di dalam kedai Es Teh Indonesia cabang Kibin, dan menjadi perbincangan di...