Layanan Internet Starlink di Mentawai Berujung Hukum, Ini Perkara Yogi Gilang
Yogi Gilang Arya Setia, warga berusia 39 tahun asal Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, kini menghadapi proses hukum di...
Read more
Tiga kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung, Lampung, dalam waktu satu hari. Kebakaran tersebut terjadi di tiga kecamatan berbeda dan diduga berkaitan dengan aktivitas membakar sampah.
Api kemudian merambat ke area lahan yang kondisinya kering. Situasi tersebut diperparah oleh angin yang cukup kencang sehingga membuat api lebih mudah menyebar.
Menurut Danton Damkarmat Bandar Lampung M Subehi, informasi dari warga dan pamong menyebutkan api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan.
“Informasi dari warga dan pamong, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan. Kondisi angin cukup kencang sehingga api mudah merambat,” kata M Subehi, Danton Damkarmat Bandar Lampung.
Ketiga kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026. Lokasinya berada di Kecamatan Labuhan Ratu, Kemiling, dan Tanjung Karang Barat.
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Kencana Jaya, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, sekitar pukul 10.53 WIB.
Api membakar lahan kosong dengan luas sekitar 50 x 50 meter. Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan penanganan dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.40 WIB.
Kebakaran berikutnya terjadi di Jalan Terusan Ragom Gawi III, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Area yang terbakar di lokasi tersebut jauh lebih luas, yakni mencapai sekitar tiga hektare.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat.
Di lokasi tersebut, api membakar area yang ditumbuhi pohon bambu dengan luas sekitar 10 x 6 meter.
Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam tiga kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman di masing-masing lokasi untuk mencegah api semakin meluas.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah perlu dilakukan dengan sangat hati-hati, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang. Api yang awalnya berasal dari area kecil dapat dengan cepat merambat ke vegetasi atau lahan kosong di sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama pada area yang memiliki banyak rumput kering, semak, atau material yang mudah terbakar.
Referensi:
detikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kebiasaan anak mengorek hidung lalu mengambil ingus dan menelannya sering membuat orang tua merasa khawatir. Apalagi jika perilaku tersebut dilakukan...
Ginjal merupakan salah satu organ penting yang bekerja setiap hari untuk menjaga keseimbangan tubuh. Organ ini berperan menyaring darah, membuang...