James Cameron Siapkan Proyek Terminator dengan Generasi Karakter Baru

James Cameron memastikan akan kembali menggarap Terminator setelah Avatar selesai, namun tanpa Arnold Schwarzenegger.

James Cameron memastikan akan kembali menggarap Terminator setelah Avatar selesai, namun tanpa Arnold Schwarzenegger

James Cameron memastikan dirinya akan kembali mengurus waralaba Terminator setelah kesibukan terkait film Avatar mereda. Sutradara kawakan tersebut menyebut proyek Terminator terbaru akan mulai ia garap secara serius dalam beberapa bulan ke depan, setelah urusan Avatar: Fire and Ash selesai.

Menurut James Cameron, ada banyak persoalan naratif yang harus diselesaikan sebelum Terminator kembali diproduksi. Ia menilai tantangan terbesar adalah bagaimana tetap menghadirkan cerita fiksi ilmiah yang relevan dan mampu selangkah lebih maju dari perkembangan teknologi dunia nyata.

“Setelah situasi terkait Avatar mereda dalam beberapa bulan ke depan, saya akan benar-benar terjun ke dalamnya,” kata James Cameron. Ia menambahkan bahwa ia masih memikirkan pendekatan cerita agar Terminator tetap terasa segar sebagai fiksi ilmiah.

Salah satu keputusan besar yang diambil Cameron adalah tidak melibatkan Arnold Schwarzenegger dalam proyek Terminator terbaru. Cameron menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menghadirkan regenerasi karakter dalam waralaba tersebut.

“Saya bisa memastikan dia tidak akan terlibat. Sudah waktunya untuk generasi karakter baru,” kata James Cameron. Meski demikian, Cameron menyebut keterlibatan Arnold dalam Terminator: Dark Fate pada 2019 sebagai penutup yang tepat bagi karakter T-800.

Fokus Cerita Baru dan Evaluasi Film Klasik

Cameron mengungkapkan keinginannya untuk memperluas interpretasi dunia Terminator, termasuk gagasan perang waktu dan kecerdasan super. Ia ingin menghadirkan elemen cerita yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya dalam saga tersebut.

“Saya ingin melakukan hal-hal baru yang belum pernah dibayangkan orang,” ujar Cameron.

Sebelumnya, pada 2017, Cameron sempat menyampaikan rencana untuk mengembangkan Terminator dalam format tiga seri yang saling terhubung. Saat itu, ia juga mengungkapkan bahwa hak global Terminator berada di tangan David Ellison, sementara hak distribusi di Amerika Serikat akan kembali kepadanya sesuai dengan undang-undang setempat.

Pada September 2024, Cameron juga sempat menyinggung pandangannya terhadap film The Terminator (1984). Ia mengaku merasa geli ketika menontonnya kembali, terutama dari sisi nilai produksi, meski tetap menganggap film tersebut berhasil dengan sumber daya yang terbatas pada masanya.

“Saya tidak geli pada dialognya, tapi lebih pada nilai produksinya jika dilihat sekarang,” kata Cameron. Ia bahkan menyebut kritik terhadap dialog film tersebut sebagai hal yang subjektif, sembari menyinggung kesuksesan film-film besutannya di box office.

Sebagai informasi, The Terminator mengisahkan pembunuh siborg dari masa depan yang dikirim ke tahun 1984 untuk membunuh Sarah Connor. Putra yang dikandung Sarah diyakini akan memimpin perlawanan manusia melawan Skynet, sistem kecerdasan buatan yang berencana memusnahkan umat manusia.

Referensi: CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Film

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Film Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia film — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED