Pidato Trump di Davos Disorot Usai Keliru Sebut Greenland sebagai Iceland
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan internasional setelah berulang kali salah menyebut Greenland sebagai Iceland dalam pidatonya di...
Read more
Pemerintah Israel mengancam akan melanjutkan operasi militernya di Jalur Gaza setelah menerima sembilan dari total 28 sandera yang tewas. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa perjanjian gencatan senjata menuntut Hamas menyerahkan semua sandera, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, serta menanggalkan seluruh persenjataannya.
“Jika Hamas menolak mematuhi kesepakatan tersebut, Israel akan melanjutkan pertempuran di Jalur Gaza,” ujar Israel Katz dalam pernyataannya. Menurut dia, Israel telah menyiapkan rencana militer menyeluruh untuk menghadapi kemungkinan pelanggaran kesepakatan itu.
Pada Rabu (15/10), Hamas menyerahkan dua jenazah sandera yang tewas dan menyebut bahwa itulah sisa jasad yang masih dapat dijangkau. Militer Israel kemudian memastikan identitas kedua jenazah tersebut sebagai seorang pria dan seorang perempuan warga Israel.
Hamas menjelaskan bahwa proses evakuasi jasad yang tersisa membutuhkan peralatan khusus dan upaya besar mengingat situasi medan yang rusak akibat perang berkepanjangan. Sebelumnya, pada Senin (13/10), kelompok itu juga telah menyerahkan 20 sandera yang masih hidup.
Bagian pertama dari rencana perdamaian 20 poin yang diajukan Presiden AS Donald Trump mencakup gencatan senjata di Gaza serta penyerahan seluruh sandera dari tangan Hamas.
Menurut dua penasihat tinggi di Washington, Amerika Serikat yakin Hamas akan mematuhi kewajibannya dalam perjanjian gencatan senjata. Melalui mediatornya, Hamas menyatakan berkomitmen untuk mencari dan menyerahkan semua jenazah sandera yang tersisa.
Namun, proses pencarian tidak mudah. Banyak jasad diyakini terkubur di bawah reruntuhan bangunan atau di dalam terowongan. “Situasi ini sangat rumit, kami terus memantau hingga semua sandera kembali,” kata salah satu penasihat tinggi AS.
Sementara itu, Hamas menuduh Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menewaskan sedikitnya 24 orang dalam penembakan sejak Jumat (10/10). Daftar dugaan pelanggaran tersebut telah diserahkan kepada mediator.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan internasional setelah berulang kali salah menyebut Greenland sebagai Iceland dalam pidatonya di...
Sebanyak 90 Warga Negara Indonesia dipulangkan dari wilayah konflik Myawaddy, Myanmar, setelah diduga terlibat dalam aktivitas penipuan daring atau online...