Benarkah Air Kelapa Aman bagi Penderita Diabetes? Ini Penjelasannya
Penderita diabetes perlu lebih cermat dalam memilih makanan dan minuman sehari-hari, termasuk minuman alami seperti air kelapa. Air kelapa dikenal...
Read more![Ini Suhu Minuman yang Disarankan untuk Lindungi Kerongkongan dari Risiko Kanker[1] Ahli menyarankan minum kopi atau teh pada suhu sekitar 57,8 derajat celcius untuk mengurangi risiko kanker kerongkongan. Cari tahu tips aman menikmatinya. (Foto: Freepik/aopsan)](https://www.trenmedia.co.id/wp-content/uploads/2025/12/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81NDc1MTAvMjAyNTEyMzAxMjI4LW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzY3MDcyNTU0LmpwZWc1-1140x570.jpg)
Uap tipis yang mengepul dari secangkir kopi atau teh sering dianggap sebagai tanda kenikmatan. Banyak orang bahkan merasa minuman panas belum benar-benar pas jika suhunya belum tinggi. Namun menurut para ahli, kebiasaan mengonsumsi minuman bersuhu terlalu tinggi dapat berdampak serius pada kesehatan kerongkongan dalam jangka panjang.
Menurut Vincent Ho, Associate Professor sekaligus gastroenterolog klinis di Western Sydney University, yang menjadi masalah bukanlah jenis minumannya seperti kopi atau teh, melainkan suhu saat diminum.
“Minuman yang terlalu panas dapat melukai lapisan esofagus jika dikonsumsi berulang dalam jangka panjang,” kata Vincent Ho dikutip dari laporan.
Kopi dan teh secara alami diseduh menggunakan air bersuhu sangat tinggi, bahkan mendekati titik didih. Dalam praktiknya, minuman panas seperti ini, terutama yang dibeli secara takeaway, sering disajikan pada suhu sekitar 90 derajat celcius agar tetap hangat saat diminum beberapa waktu kemudian. Sayangnya, angka ini jauh di atas batas aman untuk langsung dikonsumsi.
Badan Internasional untuk Riset Kanker (International Agency for Research on Cancer atau IARC) sebelumnya mengingatkan bahwa kebiasaan minum minuman di atas 65 derajat celcius dalam jangka panjang berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker esofagus atau kanker kerongkongan.
Vincent Ho menjelaskan bahwa panas berlebih dapat menyebabkan cedera mikro yang berulang pada dinding kerongkongan.
“Cedera panas yang terjadi terus-menerus bisa memicu proses peradangan kronis. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kanker esofagus,” ujarnya.
Pertanyaan penting kemudian muncul: berapa suhu minuman yang aman tanpa mengorbankan rasa dan aroma? Sebuah studi di Amerika Serikat mencoba menghitung titik ideal suhu minuman, khususnya kopi, yang tetap nikmat tetapi lebih aman bagi esofagus.
Hasil studi menunjukkan angka 57,8 derajat celcius sebagai suhu terbaik. Pada suhu ini, rasa dan aroma kopi masih terjaga, tetapi risiko cedera panas pada kerongkongan dapat ditekan secara signifikan. Suhu itu juga jauh lebih rendah dibandingkan batas 65 derajat celcius yang dinilai berisiko bila dikonsumsi rutin.
“Memberi waktu beberapa menit agar minuman mendingin bisa memberikan perlindungan nyata bagi esofagus, tanpa mengurangi kenikmatan minum kopi atau teh,” kata Ho.
Kabar baiknya, langkah mencegah risiko ini tidak memerlukan perubahan besar dalam kebiasaan sehari-hari. Menurut Vincent Ho, yang diperlukan hanyalah kesadaran dan kebiasaan kecil dalam menikmati minuman panas.
Penelitian menunjukkan bahwa suhu minuman panas dapat turun 10 hingga 15 derajat celcius hanya dalam lima menit setelah diseduh. Dengan demikian, menunggu beberapa menit sebelum meneguk minuman panas dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan kerongkongan.
Beberapa cara sederhana untuk menurunkan suhu minuman panas antara lain:
Buka tutup gelas takeaway agar panas cepat keluar.
Aduk minuman beberapa kali agar panas tersebar.
Tambahkan sedikit susu atau air dingin untuk menurunkan suhu lebih cepat.
Mulai dengan tegukan kecil untuk menguji suhu sebelum meminum lebih banyak.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Drama Korea terbaru berjudul Can This Love Be Translated hadir sebagai tontonan komedi romantis yang menyoroti dinamika hubungan dua individu...
Memasuki awal 2026, perbincangan mengenai pilihan menyewa atau membeli properti kembali menguat di tengah masyarakat. Dinamika pasar yang terus bergerak,...