IDAI Peringatkan Dampak Polusi Udara pada Anak Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

IDAI mengingatkan polusi udara pada anak tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kanker dan berbagai penyakit kronis.

IDAI mengingatkan polusi udara pada anak tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kanker dan berbagai penyakit kronis

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa dampak polusi udara pada anak tidak hanya menyerang saluran pernapasan, tetapi juga dapat memengaruhi hampir seluruh organ tubuh. Dalam jangka panjang, paparan polusi bahkan disebut berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk kanker.

Menurut dr Cynthia Centauri, SpA(K), Subsp Resp, dokter spesialis anak dari IDAI, polusi udara memicu gangguan kesehatan yang bersifat sistemik sehingga efeknya tidak terbatas pada paru-paru.

“Dampak polusi udara sebetulnya tidak terbatas di saluran pernapasan, tapi sebetulnya terjadi sistemik dari ujung kepala sampai ujung kaki. Semua sistem tubuh kita bisa terganggu,” kata dr Cynthia Centauri.

Ia menjelaskan bahwa partikel polusi dapat memicu perubahan pada sistem kekebalan tubuh, menyebabkan stres oksidatif, serta merusak saluran dan sel-sel pernapasan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada berbagai organ penting di dalam tubuh.

Menurut dr Cynthia Centauri, paparan polusi udara juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan pada jantung, pembuluh darah, sistem saraf, gangguan pembekuan darah, penurunan kadar oksigen dalam darah, hingga meningkatkan risiko kanker.

Paparan Polusi Berasal dari Dalam dan Luar Rumah

IDAI juga mengingatkan bahwa risiko paparan polusi tidak hanya berasal dari udara luar, tetapi juga dari lingkungan di dalam rumah.

Menurut dr Cynthia Centauri, rumah yang lembap dan berjamur, asap hasil memasak tanpa ventilasi yang memadai, keberadaan perokok di dalam rumah, proses renovasi bangunan, hingga pembakaran sampah di sekitar lingkungan menjadi sumber polusi yang sering tidak disadari.

Baca Juga:  Pagi Panas Sore Hujan, Begini Dampak Cuaca Tak Menentu pada Daya Tahan Tubuh

Selain itu, anak juga terus terpapar polusi selama perjalanan menuju sekolah maupun ketika berada di lingkungan sekolah. Akumulasi paparan dari berbagai tempat tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila terjadi dalam waktu lama.

“Jadi kita melihat beban polusi itu tidak hanya melihat bagaimana dia tinggal, tetapi juga bagaimana kondisi di dalam rumah, lingkungan sekitar, perjalanan menuju sekolah, hingga lingkungan sekolah itu sendiri,” ujar dr Cynthia Centauri.

Ia menambahkan bahwa paparan polusi yang berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan berulang, memicu timbulnya asma pada anak yang memiliki faktor keturunan, maupun memperberat gejala pada penderita asma.

Pada anak yang memiliki penyakit alergi, seperti rinitis alergi, polusi udara juga dapat memperburuk kondisi yang sudah ada. Dampaknya tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan tidur, menurunkan kemampuan belajar, hingga meningkatkan risiko berkembangnya penyakit paru kronis saat anak memasuki usia dewasa.

Selain anak-anak, ibu hamil juga menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian. Menurut dr Cynthia Centauri, paparan polusi selama kehamilan dapat memengaruhi perkembangan janin sehingga meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir prematur, maupun mengalami gangguan fungsi paru sejak lahir.

Para ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk mengurangi paparan polusi dengan menjaga ventilasi rumah tetap baik, menghindari asap rokok di lingkungan keluarga, membatasi pembakaran sampah, serta menggunakan perlindungan yang sesuai ketika kualitas udara sedang memburuk.

Baca Juga:  Ini Suhu Minuman yang Disarankan untuk Lindungi Kerongkongan dari Risiko Kanker

Referensi:
Detik Health

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED