Fakta Etomidate yang Dikaitkan dengan Kasus Anggota Polres Tangsel

Etomidate menjadi perhatian publik setelah muncul dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang ditangani Bareskrim Polri. Kasus tersebut turut menyeret sejumlah anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan untuk menjalani pemeriksaan, sementara dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kepemilikan dan dugaan peredaran etomidate.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka berinisial MR dan DD terkait kepemilikan serta dugaan peredaran 200 cartridge etomidate.

“Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba sudah melakukan penyidikan dan penahanan terhadap dua orang tersangka tentang kepemilikan dan peredaran 200 etomidate, yaitu saudara MR dan saudara DD,” kata Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman bersama lima anggota lainnya tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kepemilikan 200 cartridge etomidate. Namun, mereka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit Paminal Polda Metro Jaya untuk mendalami aspek pengawasan dan tanggung jawab dalam kasus tersebut.

Etomidate Digunakan untuk Anestesi, Tetapi Berbahaya Jika Disalahgunakan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 15 Tahun 2025, etomidate kini masuk dalam Narkotika Golongan II. Golongan ini merupakan narkotika yang memiliki manfaat dalam dunia pengobatan, namun hanya digunakan sebagai pilihan terakhir karena memiliki potensi tinggi menyebabkan ketergantungan apabila disalahgunakan.

Baca Juga:  Kasus Ridwan Kamil, Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan Lisa Mariana Sebagai Tersangka

Menurut informasi dari Direktorat Intelijen Obat dan Makanan BPOM RI, etomidate merupakan obat keras yang penggunaannya hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis. Obat ini diberikan melalui suntikan intravena sebagai agen anestesi jangka pendek, terutama pada pasien yang memiliki risiko gangguan kardiovaskular karena relatif tidak banyak memengaruhi tekanan darah.

Meski memiliki manfaat dalam tindakan medis, etomidate dapat menimbulkan risiko serius apabila digunakan secara ilegal. BPOM menjelaskan bahwa penyalahgunaan etomidate, termasuk melalui rokok elektrik atau vape, dapat memicu berbagai efek samping seperti mual, muntah, iritasi saluran pernapasan, gangguan koordinasi tubuh, penurunan kesadaran hingga kejang otot.

Sejumlah negara juga telah memperketat pengawasan terhadap zat ini. Berdasarkan informasi BPOM, Singapura mengategorikan etomidate sebagai racun berdasarkan Poisons Act, sedangkan Hong Kong memasukkannya sebagai obat yang diawasi melalui Dangerous Drugs Ordinance.

Perubahan status etomidate sebagai narkotika di Indonesia membuat penegakan hukum terhadap penyalahgunaannya juga mengalami perubahan. Sebelumnya, perkara yang berkaitan dengan etomidate ditangani berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Kesehatan.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, setelah etomidate resmi masuk dalam golongan narkotika, pengguna maupun pihak yang terlibat dalam penyalahgunaannya dapat diproses menggunakan Undang-Undang Narkotika.

“Jadi, pengguna bisa dikenakan UU Narkotika, rehabilitasi,” kata Brigjen Eko Hadi Santoso.

Kasus yang sedang ditangani aparat penegak hukum masih terus didalami untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Di sisi lain, BPOM mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan obat keras tanpa resep dan pengawasan tenaga medis karena dapat membahayakan kesehatan sekaligus menimbulkan konsekuensi hukum.

Baca Juga:  Gerak Cepat Polisi, Sejoli Penelantar Bayi di Apartemen Bekasi Berhasil Ditangkap

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED