Manfaat Sinar Matahari untuk Kesehatan Tubuh dan Mental
Paparan sinar matahari, terutama pada pagi hari sebelum intensitas cahaya meningkat, dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Selain membantu tubuh...
Read more
Polusi udara, debu, asap kendaraan, dan partikel halus kini menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang — terutama di kota besar. Kondisi ini membuat saluran pernapasan rentan terpapar polutan. Salah satu cara sederhana namun efektif untuk melindungi pernapasan adalah dengan cuci hidung rutin menggunakan larutan salin (NaCl 0,9%).
Menurut dokter spesialis THT, tindakan cuci hidung tidak hanya untuk orang sakit. Bahkan saat sehat pun, langkah ini berguna untuk mengeluarkan debu, kotoran, dan polutan yang menempel di rongga hidung sebelum masuk ke saluran pernapasan. Bila dibiarkan, debu dan partikel dapat memicu iritasi, alergi, bahkan memperburuk gejala pernapasan.
Cuci hidung membantu:
Membersihkan kotoran dan polutan dari rongga hidung
Mengurangi risiko infeksi dan iritasi
Melembapkan membran hidung
Meredakan gejala saat pilek atau alergi
Para ahli menyarankan frekuensi optimal: dua kali sehari — pagi setelah bangun atau mandi, dan sore atau malam setelah aktivitas luar rumah. Saat kondisi alergi atau pencemaran udara tinggi, frekuensi bisa disesuaikan.
Teknik yang benar pun mudah: gunakan larutan salin, posisikan kepala miring saat membilas agar cairan mengalir keluar dari lubang hidung seberangnya. Untuk anak, bisa dibantu orang tua agar lebih nyaman.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali....
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...