Rupiah Menguat dan IHSG Melonjak Tajam, Pasar Keuangan Indonesia Dibuka Positif
Pasar keuangan Indonesia memulai pekan dengan catatan positif. Pada perdagangan Senin pagi, 15 Juni 2026, nilai tukar rupiah menguat terhadap...
Read more
Penemuan langka terjadi di hutan kawasan Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Sebongkah batu giok raksasa dengan berat mencapai sekitar 5.000 ton ditemukan oleh warga setempat dan langsung menarik perhatian pemerintah daerah.
Menurut Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan (TRK), batu ini memiliki ukuran jauh lebih besar dibanding penemuan sebelumnya. “Ini adalah batu dengan ukuran lebih berat dan lebih besar dari penemuan batu giok sebelumnya di Nagan Raya. Berdasarkan perkiraan awal, batu giok yang baru ditemukan ini memiliki berat hampir mencapai 5.000 ton,” kata TRK dalam keterangannya yang dikutip dari DetikSumut, Jumat (24/10/2025).
Bongkahan giok tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan lama yang beratnya sekitar 20 ton beberapa tahun lalu. Penemuan kali ini disebut menjadi yang terbesar di wilayah Aceh dan berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di dunia.
Batu giok raksasa itu awalnya ditemukan oleh warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada Bupati Nagan Raya. Menanggapi laporan tersebut, Teuku Raja Keumangan bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung meninjau lokasi penemuan.
Rombongan harus melewati medan yang cukup sulit, termasuk jalan setapak di tengah hutan, untuk mencapai lokasi batu tersebut. “Kami ingin memastikan langsung kondisi batu di lapangan dan menilai potensi manfaatnya bagi masyarakat,” ujar TRK.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah berencana mengelola batu giok tersebut secara profesional agar bisa memberikan dampak ekonomi yang luas. “Batu giok ini akan dikelola untuk kepentingan masyarakat luas dan kemaslahatan umat,” jelasnya.
TRK yang juga merupakan mantan anggota DPR Aceh berharap kekayaan alam ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga bisa dikenal hingga tingkat nasional dan internasional. “Ini merupakan salah satu anugerah Allah yang patut kita syukuri. Mungkin tidak semua daerah di Indonesia memiliki kekayaan seperti ini. Karena itu, peruntukannya harus untuk kemaslahatan umat dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.
Wilayah Nagan Raya memang dikenal memiliki cadangan batu giok berkualitas tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, daerah ini kerap menjadi sorotan karena penemuan batu permata berukuran besar di kawasan pegunungan dan hutan.
Batu giok Aceh banyak diminati di pasar lokal maupun internasional karena memiliki warna hijau khas dan struktur kristal yang indah. Jika dikelola dengan baik, potensi ini dapat meningkatkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu penghasil batu permata terbaik di Indonesia.
Selain bernilai ekonomi, penemuan ini juga membuka peluang baru di sektor pariwisata geologi. Pemerintah daerah menilai lokasi penemuan dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif untuk memperkenalkan kekayaan alam Aceh kepada wisatawan.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Di sebuah hutan ajaib yang dipenuhi daun-daun keemasan, hiduplah seorang peri muda bernama Luna. Ia memiliki sayap kristal yang indah,...
Selamat datangnya juara baru bulu tangkis Indonesia. Alwi Farhan berhasil menjuarai nomor tunggal putra Australian Open 2026 (BWF Super 500)...