Sebuah operasi penyelamatan dramatis menghadirkan secercah harapan di tengah bencana gempa yang melanda Venezuela. Seorang balita laki-laki berhasil ditemukan dalam kondisi hidup setelah terjebak selama enam hari di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa.
Menurut informasi dari tim penyelamat, balita tersebut berhasil dievakuasi dari gedung Los Corales Garden 1 yang berada di negara bagian La Guaira. Proses penyelamatan dilakukan oleh tim darurat asal Yordania yang turut membantu operasi pencarian korban gempa.
Berdasarkan keterangan Badan Pertahanan Sipil Yordania, balita itu langsung mendapatkan pertolongan pertama setelah berhasil dievakuasi sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Rekaman video proses penyelamatan yang beredar memperlihatkan para petugas bersorak saat mengetahui korban masih dalam keadaan hidup. Momen tersebut menjadi simbol harapan bagi keluarga korban maupun tim penyelamat yang selama berhari-hari melakukan pencarian di tengah reruntuhan bangunan.
Kondisi Balita Dilaporkan Stabil, Pencarian Korban Terus Berlanjut
Berdasarkan laporan Reuters, balita tersebut diketahui bernama Klieber Moran. Setelah berhasil dikeluarkan dari reruntuhan, petugas segera membersihkan wajahnya menggunakan tisu dan membungkus tubuhnya dengan selimut di dalam ambulans sebelum dibawa menuju fasilitas kesehatan.
Menurut tim medis yang menangani, tanda-tanda vital korban dilaporkan dalam kondisi baik sehingga peluang pemulihannya cukup besar.
Meski demikian, terdapat perbedaan informasi mengenai usia balita tersebut. Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, melalui pesan di Telegram menyebut Klieber Moran berusia tiga tahun.
Sementara itu, Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyatakan korban masih berusia dua tahun dan saat ini telah menjalani perawatan intensif di sebuah pusat kesehatan di Caracas.
“Kita harus tetap berpegang pada harapan untuk terus menemukan orang-orang yang masih hidup di bawah reruntuhan,” kata Jorge Rodriguez.
“Pagi ini, seorang anak laki-laki berusia 2 tahun berhasil diselamatkan dan saat ini sedang menerima perawatan di sebuah pusat kesehatan di Caracas,” tambahnya.
Operasi pencarian korban gempa masih terus dilakukan oleh tim penyelamat gabungan yang terdiri dari petugas lokal maupun bantuan internasional. Fokus pencarian diarahkan pada bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan berat dengan harapan masih ada korban lain yang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Keberhasilan menyelamatkan Klieber Moran menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam proses penanganan bencana tersebut. Penyelamatan itu juga menunjukkan pentingnya kerja sama lintas negara dalam mendukung operasi kemanusiaan ketika terjadi bencana berskala besar.
Referensi:
detikNews