ARMY Wajib Waspada, Modus Phishing BTS Makin Marak Jelang Tur Dunia

Kaspersky temukan penipuan siber incar ARMY jelang Arirang World Tour BTS. Situs palsu tiru Weverse untuk jebak penggemar. (Foto: Shutterstock)

Kaspersky temukan penipuan siber incar ARMY jelang Arirang World Tour BTS

Menjelang gelaran Arirang World Tour BTS 2026, ancaman penipuan siber terhadap para penggemar atau ARMY meningkat. Perusahaan keamanan siber asal Rusia, Kaspersky, menemukan adanya kampanye phishing yang secara khusus menargetkan penggemar grup K-pop tersebut.

Menurut Adrian Hia, Managing Director Kaspersky Asia Pasifik, euforia menjelang konser besar kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber. Ia menilai antusiasme dan rasa urgensi saat berburu tiket bisa membuat seseorang lengah.

“Saat kita memasuki tahun 2026 dengan banyaknya konser pop yang direncanakan di kawasan Asia Pasifik, sangat penting bagi kita untuk berhati-hati dan mengambil langkah proaktif dalam melindungi diri kita dari penipuan ini, terutama karena AI terus meningkatkan kemampuan penipuan mereka,” kata Adrian dalam keterangan resminya, Jumat 20 Februari.

Modus Situs Palsu Tiru Weverse

Berdasarkan temuan Kaspersky, pelaku membuat situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse. Situs tersebut dirancang seolah-olah menjual tiket atau keanggotaan resmi terkait tur dunia BTS.

Padahal, situs tersebut tidak memiliki afiliasi dengan HYBE, BTS, maupun Weverse. Tujuannya semata untuk mengecoh penggemar yang tidak menaruh kecurigaan saat melakukan transaksi.

Setelah pengumuman resmi tur dunia BTS 2026, para penjahat siber langsung memanfaatkan momentum tersebut. Mereka menyebarkan tautan situs palsu melalui berbagai kanal digital untuk menarik korban.

Risikonya tidak hanya sebatas kehilangan uang dari pembelian tiket palsu. Berdasarkan penelitian terbaru Kaspersky, data pribadi yang dikumpulkan melalui situs phishing semacam ini dapat dijual di dark web. Informasi seperti alamat email, kata sandi, hingga detail pembayaran berpotensi dimanfaatkan untuk serangan lanjutan.

Jika kredensial sudah bocor, penjahat siber dapat menggunakannya untuk membuat penipuan yang lebih personal dan tertarget. Korban yang awalnya hanya tertipu satu transaksi bisa berubah menjadi target jangka panjang untuk penipuan finansial maupun pencurian identitas.

Karena itu, Kaspersky mengingatkan ARMY dan penggemar konser lainnya untuk lebih berhati-hati saat membeli tiket atau merchandise secara online.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain memverifikasi keaslian toko online sebelum bertransaksi dengan memeriksa URL dan ejaan nama merek secara teliti. Pastikan situs tersebut benar-benar pengecer atau mitra resmi.

Selain itu, gunakan metode pembayaran tepercaya dan aktifkan autentikasi multi faktor atau 2FA untuk layanan perbankan dan pembayaran online. Pengguna juga disarankan rutin memantau laporan rekening guna mendeteksi transaksi mencurigakan.

Menggunakan solusi keamanan digital yang mampu mendeteksi halaman berbahaya dan memblokir upaya phishing juga menjadi langkah penting. Perlindungan tambahan seperti pengamanan alamat IP dan pencegahan kebocoran data dapat membantu meminimalkan risiko.

Dengan semakin canggihnya teknologi, termasuk pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan, kewaspadaan menjadi kunci utama agar momen menyambut konser idola tidak berubah menjadi kerugian finansial.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED