Bos Perusahaan Pertanian Minta Maaf Usai Video Petani Diangkut Drone Jadi Sorotan

Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang meminta maaf setelah video petani diangkut drone viral. Ia mengakui aksi tersebut berbahaya dan tidak akan diulangi.

Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang meminta maaf setelah video petani diangkut drone viral

Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto, menyampaikan permintaan maaf setelah video yang memperlihatkan seorang petani diangkut menggunakan drone pertanian viral di media sosial. Video yang diunggah melalui akun TikTok miliknya memicu perhatian luas karena dinilai membahayakan keselamatan.

Menurut Budianto, dirinya menyadari bahwa konten tersebut menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia menegaskan aksi serupa tidak akan diulangi dan akan mengingatkan seluruh mitranya agar tidak melakukan tindakan yang berisiko.

Atas kegaduhan video tersebut saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat di manapun berada, dan akan saya sampaikan kepada mitra saya bahwa hal tersebut sangat berbahaya, serta tidak akan mengulanginya lagi,” kata Budianto.

Budianto juga memberikan klarifikasi bahwa video tersebut tidak direkam di wilayah Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagaimana sempat beredar di media sosial.

Drone Digunakan untuk Konten, Bukan Operasional Mengangkut Pekerja

Menurut Budianto, drone berkapasitas besar yang digunakan dalam video pada dasarnya dirancang untuk mendukung kegiatan pertanian, seperti mengangkut pupuk, bibit, hasil panen, serta menyemprotkan pestisida dan pupuk cair di area perkebunan yang sulit dijangkau.

Ia menjelaskan bahwa pengangkutan seseorang menggunakan drone bukan bagian dari prosedur kerja perusahaan. Aksi tersebut dilakukan semata-mata untuk menguji kemampuan angkat drone sekaligus membuat konten.

Itu sebenarnya buat konten saja. Itu sebenarnya ya iseng-iseng saja,” kata Budianto.

Baca Juga:  Komnas Perempuan Desak Pengusutan Independen Kasus Ibu Hamil Tewas Kena Peluru di Intan Jaya

Budianto mengatakan rasa penasaran terhadap kemampuan drone yang mampu mengangkat beban hingga sekitar 150 kilogram menjadi alasan munculnya ide tersebut. Karena pekerja yang diangkut memiliki berat sekitar 60 hingga 70 kilogram, ia mencoba menguji apakah drone mampu membawa beban tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan hanya sebagian kecil pekerja yang pernah mencoba dan kegiatan tersebut bersifat hiburan, bukan metode transportasi bagi pekerja di area perkebunan.

Menurut penjelasannya, fungsi utama drone tetap difokuskan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan pertanian, terutama dalam penyemprotan tanaman dan pengangkutan logistik di lahan yang memiliki medan sulit.

Video tersebut kemudian menjadi viral dan menuai beragam tanggapan karena penggunaan drone untuk mengangkut manusia dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan. Setelah menjadi sorotan publik, Budianto memilih menyampaikan permintaan maaf secara terbuka sekaligus memastikan praktik tersebut tidak akan kembali dilakukan.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED