Komdigi Tunda Sistem IGRS Ini Alasan dan Temuan Utamanya
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....
Read more
Kabar penting bagi para pecinta game di Tanah Air. Harga PlayStation 5 atau PS5 dipastikan mengalami kenaikan yang cukup signifikan mulai Mei 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari penyesuaian harga yang dilakukan secara regional di Asia Tenggara.
Menurut keterangan resmi dari Sony Interactive Entertainment, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi global. Wakil Presiden Pemasaran Global Sony Interactive Entertainment, Isabelle Tomatis, menyebut langkah ini tidak mudah, namun dinilai perlu untuk menjaga kualitas produk.
“Dan setelah evaluasi yang cermat, kami menemukan bahwa ini adalah langkah yang diperlukan untuk memastikan kami dapat terus memberikan pengalaman bermain game yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada para pemain di seluruh dunia,” kata Isabelle Tomatis dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya, harga PS5 di Indonesia masih relatif stabil. Per April 2026, PS5 Slim Digital Edition dibanderol Rp 8.199.000, sedangkan PS5 Slim Disc Edition berada di angka Rp 9.699.000.
Namun berdasarkan data terbaru, harga tersebut akan mengalami kenaikan cukup besar. Untuk pasar Indonesia, harga PS5 terbaru menjadi:
Artinya, terjadi kenaikan sekitar Rp 1,7 juta untuk versi Disc dan sekitar Rp 1,8 juta untuk versi Digital. Kenaikan ini tentu menjadi perhatian besar bagi gamer yang sudah merencanakan pembelian dalam waktu dekat.
Tidak hanya Indonesia, beberapa negara Asia Tenggara juga mengalami penyesuaian harga. Berdasarkan data dari Sony, berikut gambaran harga di wilayah lain:
Selain konsol utama, perangkat tambahan seperti PlayStation Portal juga mengalami penyesuaian harga. Untuk Indonesia, perangkat ini kini dibanderol Rp 5.199.000.
Kenaikan harga ini menjadi sinyal bahwa industri game global juga tidak lepas dari tekanan ekonomi. Berdasarkan pernyataan resmi perusahaan, faktor seperti inflasi, biaya produksi, hingga distribusi menjadi alasan utama di balik keputusan ini.
Bagi gamer, kondisi ini berarti perlu mempertimbangkan kembali rencana pembelian. Meski demikian, Sony tetap menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman bermain berkualitas tinggi melalui inovasi teknologi yang terus dikembangkan.
Langkah penyesuaian harga ini juga sebelumnya telah diterapkan di wilayah lain seperti Inggris, Eropa, dan Jepang. Kini, Asia Tenggara menjadi kawasan berikutnya yang terdampak kebijakan tersebut.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Game Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia game — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Warga Perumahan Puri Cipta Permata, Cepokokuning, Batang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya pada...
Sebuah rekaman amatir warga memperlihatkan dua terduga pelaku jambret diamankan di kawasan Pademangan 1, Jakarta Utara, pada Sabtu (25/04/2026). Penangkapan...