Serangan Drone Ukraina di Rusia Tewaskan Remaja yang Sedang Berkendara Motor
Serangan drone yang diluncurkan oleh Ukraina kembali memakan korban jiwa di wilayah Belgorod, Rusia. Kali ini, dua remaja dilaporkan meninggal...
Read more
Konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran, Israel, dan Amerika Serikat terlibat dalam rangkaian serangan militer yang saling berbalasan. Situasi ini semakin mengkhawatirkan setelah muncul ancaman Iran yang disebut akan menargetkan fasilitas nuklir Israel di Dimona.
Ketegangan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Iran dengan berbagai operasi militer yang melibatkan rudal, drone, serta serangan terhadap sejumlah aset militer di kawasan Teluk.
Berdasarkan laporan dari perkembangan terbaru konflik, eskalasi kini meluas ke berbagai wilayah. Beberapa di antaranya meliputi serangan terhadap fasilitas energi, pangkalan militer, hingga kapal perang di perairan strategis.
Menurut laporan dari otoritas militer Iran, angkatan bersenjata negara tersebut meluncurkan serangan terbaru terhadap sejumlah aset Amerika Serikat di Timur Tengah pada Jumat, 6 Maret 2026.
Serangan itu dilaporkan menargetkan kapal tanker minyak di perairan dekat Kuwait serta fasilitas kilang minyak di Bahrain.
Menurut laporan dari Markas Pusat Khatam Al Anbiya, yang merupakan komando operasional angkatan bersenjata Iran saat perang, kapal milik Amerika Serikat disebut terkena serangan hingga terbakar.
Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC juga menyatakan bahwa rudal generasi baru milik Iran telah menghantam beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di negara negara Teluk.
Militer Iran bahkan mengklaim menggunakan drone tempur untuk menyerang fasilitas militer Camp Udairi di Kuwait, yang merupakan salah satu pangkalan utama militer Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Serangan tersebut juga dilaporkan memicu kebakaran di kilang minyak Bapco Energies di Bahrain. Namun menurut otoritas Bahrain, kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak menimbulkan korban luka.
Selain menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat, Iran juga kembali meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel.
Televisi pemerintah Iran menyebut rudal tersebut diarahkan ke sasaran yang disebut berada di “jantung Tel Aviv”.
Sejumlah jurnalis yang berada di kota tersebut melaporkan terdengar dua gelombang ledakan besar yang menggema di berbagai wilayah Tel Aviv.
Jejak roket juga terlihat di langit Netanya, kota yang berada di utara Tel Aviv di pesisir Laut Mediterania.
Setelah serangan tersebut, layanan darurat Israel Magen David Adom segera mengirim tim ke sejumlah lokasi untuk memeriksa kemungkinan korban.
Namun hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat serangan tersebut. Polisi Israel juga dikerahkan untuk menangani proyektil yang jatuh di wilayah Israel tengah.
Rekaman yang dirilis layanan darurat menunjukkan halaman sebuah rumah di Israel tengah mengalami kerusakan ringan. Beberapa pohon tumbang akibat dampak ledakan, tetapi bangunan utama tetap berdiri.
Ketegangan semakin meningkat setelah muncul ancaman dari Iran untuk menargetkan reaktor nuklir Dimona di gurun Negev, Israel.
Fasilitas tersebut dikenal sebagai Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev, yang selama ini diyakini sebagai pusat pengembangan program nuklir Israel.
Ancaman itu muncul setelah serangan terhadap kapal fregat Iran di dekat Sri Lanka yang disebut diluncurkan oleh kapal selam Amerika Serikat.
Menurut laporan dari kantor berita semi resmi Iran ISNA, seorang pejabat militer menyatakan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menyerang fasilitas tersebut.
Serangan terhadap kapal perang Iran itu dilaporkan menewaskan 87 pelaut Iran, sementara puluhan lainnya berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka di sekitar Pelabuhan Galle.
Di tengah konflik yang terus berlangsung, IRGC juga mengklaim telah merusak sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Menurut pernyataan militer Iran yang dikutip dari laporan media regional, sekitar 20 aset militer Amerika Serikat di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab disebut mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Iran juga mengklaim berhasil menyerang kapal tanker milik perusahaan Amerika Serikat di wilayah Teluk.
Televisi pemerintah Iran bahkan melaporkan bahwa drone milik IRGC telah menabrak kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln. Namun laporan tersebut belum memberikan rincian mengenai tingkat kerusakan yang terjadi.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat juga menyampaikan klaim serangan balasan terhadap Iran.
Menurut Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, pihaknya telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal Iran selama konflik berlangsung.
“Sekarang kita telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal, dan hanya dalam beberapa jam terakhir kita telah menghantam kapal induk drone Iran yang ukurannya kira kira setara kapal induk Perang Dunia II,” kata Brad Cooper dalam konferensi pers.
Menurutnya, kapal tersebut saat ini dilaporkan terbakar setelah terkena serangan militer Amerika Serikat.
Meski demikian, Iran disebut masih terus meluncurkan berbagai serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke berbagai wilayah di kawasan Teluk.
Dalam perkembangan lain, laporan dari kawasan perbatasan Lebanon dan Israel juga menyebut putra Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengalami luka saat menjalankan tugas militer bersama pasukan Israel.
Sementara itu, sistem pertahanan udara Iran mengklaim telah berhasil menjatuhkan setidaknya dua drone Heron milik Israel yang terbang di wilayah udara Iran.
Konflik yang terus berkembang ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan meluasnya perang regional di Timur Tengah, terutama jika serangan terhadap fasilitas strategis seperti reaktor nuklir benar benar terjadi.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebagian pengguna mungkin terkejut saat membuka fitur status di aplikasi WhatsApp. Pasalnya, tidak hanya konten dari kontak, kini iklan juga...
Apple mencatat kinerja penjualan yang solid berkat tingginya permintaan terhadap produk terbaru mereka, termasuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Kondisi...