Trump Klaim Iran Di Ambang Runtuh, Deadline Perang AS Makin Dekat
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait kondisi internal Iran. Di...
Read more
Aparat kepolisian Jerman melakukan operasi besar-besaran terhadap geng motor Hells Angels yang berbasis di Leverkusen. Langkah tegas ini diambil setelah pemerintah Negara Bagian Nordrhein-Westfalen resmi melarang dan membubarkan organisasi tersebut.
Penggerebekan dilakukan sejak dini hari dengan melibatkan lebih dari 1.200 personel polisi. Berdasarkan data dari otoritas setempat, lebih dari 50 lokasi di 28 kota menjadi sasaran operasi, termasuk tempat tinggal dan lokasi usaha yang terkait dengan anggota serta pendukung jaringan tersebut.
Menurut Herbert Reul, Menteri Dalam Negeri Nordrhein-Westfalen, operasi ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah wilayah tersebut dalam upaya memberantas kejahatan geng motor. “Ini merupakan salah satu operasi terbesar dalam sejarah Nordrhein-Westfalen untuk memerangi kejahatan geng motor,” kata Herbert Reul.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir aktivitas kriminal yang dilakukan oleh kelompok tersebut. “Siapa pun yang mencari uang dengan senjata, narkoba, dan intimidasi harus siap jika polisi gerebek ke kamar tidurnya di pagi hari,” lanjutnya.
Dalam operasi ini, aparat berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk sepeda motor, senjata, serta indikasi aktivitas budidaya narkoba yang bertujuan komersial. Selain itu, nilai aset yang disita mencapai sekitar 2,5 juta euro atau setara dengan sekitar Rp43 miliar.
Berdasarkan keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Nordrhein-Westfalen, penyelidikan saat ini menyasar 44 orang tersangka dengan rentang usia 21 hingga 59 tahun. Mereka diduga terlibat dalam berbagai aktivitas kriminal seperti perdagangan narkotika ilegal, pemerasan, penganiayaan, hingga intimidasi.
Penggerebekan dilakukan di sejumlah kota besar seperti Leverkusen, Koln, Dortmund, dan Duisburg. Operasi ini dipimpin oleh Kepolisian Dsseldorf dengan dukungan berbagai unit khusus serta koordinasi dari kejaksaan setempat yang menangani kejahatan terorganisir.
Dalam salah satu kasus, seorang pria berusia 46 tahun ditangkap di wilayah Langenfeld. Menurut penyelidik, di bengkel miliknya ditemukan sejumlah sepeda motor merek Harley-Davidson. Kepemilikan kendaraan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, aparat juga menggeledah sebuah brankas bank di wilayah Lunen. Seluruh aset yang terkait dengan organisasi ini akan disita dan dialihkan untuk kepentingan negara bagian sebagai bagian dari penegakan hukum.
Menariknya, cabang Hells Angels di Leverkusen tergolong baru. Berdasarkan data dari otoritas setempat, organisasi ini mulai terbentuk pada Mei 2024 sebagai status calon anggota sebelum resmi menjadi cabang penuh pada Juni 2025.
Meski tergolong baru, aktivitas kelompok ini dinilai telah menimbulkan ancaman serius bagi keamanan publik. Pemerintah menilai keberadaan geng tersebut menciptakan rasa takut di masyarakat sekaligus berpotensi melemahkan otoritas negara dalam penegakan hukum.
Operasi penggerebekan masih berlangsung saat laporan ini dibuat, menunjukkan bahwa aparat terus melakukan penelusuran untuk membongkar jaringan yang lebih luas.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aparat kepolisian Jerman melakukan operasi besar-besaran terhadap geng motor Hells Angels yang berbasis di Leverkusen. Langkah tegas ini diambil setelah...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait kondisi internal Iran. Di...