Pasar LCGC Tertekan Mobil Listrik China, Gaikindo Soroti Arah Baru Industri
Penjualan mobil low cost green car (LCGC) di Indonesia mengalami tekanan serius sepanjang 2025. Segmen yang selama ini dikenal sebagai...
Read more
Anggapan bahwa mengisi bahan bakar minyak atau BBM pada malam hari memberikan volume lebih banyak dibanding siang hari sudah lama beredar di tengah masyarakat. Banyak pengendara percaya perbedaan suhu udara memengaruhi jumlah BBM yang masuk ke tangki kendaraan. Namun, benarkah asumsi tersebut didukung secara ilmiah?
Menurut dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Leopold Oscar Nelwan, anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi efeknya sangat kecil dan nyaris tidak terasa dalam penggunaan kendaraan sehari-hari.
“Perbedaan tersebut memang ada. Hanya saja sangat kecil dan tidak signifikan dalam praktik penggunaan kendaraan sehari-hari,” kata Leopold, dosen IPB University.
Secara fisika, bahan bakar seperti bensin dan solar merupakan fluida yang memiliki sifat memuai ketika suhu meningkat. Ketika suhu naik, volume BBM akan bertambah, sedangkan ketika suhu turun, volumenya sedikit menyusut. Namun, massa dan kandungan energi BBM tetap sama, meski volumenya berubah.
“Secara fisika, ini adalah sifat alami fluida. Ketika suhu naik, volumenya bertambah, tetapi jumlah energinya tidak berubah,” jelas Leopold.
Permasalahan muncul karena sistem penjualan BBM di Indonesia menggunakan satuan volume liter, bukan massa. Penjualan berbasis liter dipilih karena lebih praktis untuk transaksi sehari-hari, meskipun secara fisika kandungan energi per liter dapat sedikit berubah akibat perbedaan suhu.
Berdasarkan data dari kajian distribusi energi, BBM pada tahap distribusi hulu, mulai dari kilang hingga penyimpanan utama, dijaga pada suhu standar sekitar 15 derajat Celcius. Namun, pada tahap distribusi hilir hingga diterima konsumen di SPBU, belum ada sistem yang menjamin suhu BBM tetap berada pada standar tersebut.
Perubahan suhu dapat terjadi karena faktor lingkungan, cuaca, serta waktu pengisian, terutama antara siang dan malam hari.
Leopold menegaskan bahwa selisih volume BBM akibat perbedaan suhu siang dan malam sangat kecil. Dalam praktiknya, konsumen hampir tidak akan merasakan dampaknya.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini mengundang perhatian luas. Banyak pihak terkejut...
Diet kerap identik dengan pembatasan porsi dan rasa lapar yang berkepanjangan. Tak sedikit orang menganggap menurunkan berat badan berarti harus...