Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, Seluruh Awak Dikabarkan Tewas
Kecelakaan pesawat militer Amerika Serikat terjadi di wilayah Irak bagian barat dan menewaskan seluruh awak di dalamnya. Pesawat yang jatuh...
Read more
Kecelakaan laut kembali terjadi di Filipina selatan setelah sebuah kapal feri yang mengangkut ratusan penumpang tenggelam di tengah pelayaran antarpulau. Insiden ini menambah daftar panjang tragedi transportasi laut di negara kepulauan tersebut yang selama bertahun-tahun kerap menghadapi risiko keselamatan pelayaran.
Menurut pernyataan Wali Kota di Provinsi Basilan, Arsina Laja Kahing-Nano, kapal feri bernama M/V Trisha Kerstin 3 dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Kota Zamboanga menuju Pulau Jolo. Hingga laporan terbaru, delapan orang dinyatakan meninggal dunia, sementara ratusan penumpang lainnya menjadi bagian dari operasi penyelamatan yang berlangsung intensif.
Berdasarkan data dari petugas tanggap darurat Basilan, setidaknya 138 penumpang berhasil diselamatkan dan dievakuasi dari lokasi kejadian. Sebagian korban selamat langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
“Tantangan utama saat ini adalah jumlah pasien yang datang bersamaan, sementara kami mengalami keterbatasan tenaga medis,” kata Ronalyn Perez, petugas tanggap darurat setempat. Ia menjelaskan bahwa 18 orang telah dirawat di satu rumah sakit lokal, sementara korban lainnya ditangani di beberapa fasilitas kesehatan berbeda.
Penjaga Pantai Filipina menyatakan terus melakukan koordinasi dengan stasiun mereka di wilayah Mindanao selatan untuk memperluas operasi pencarian dan penyelamatan. Tim SAR laut dan udara dikerahkan guna memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di perairan sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Filipina yang memiliki lebih dari tujuh ribu pulau sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana utama mobilitas masyarakat. Namun, kondisi cuaca, usia kapal, serta faktor keselamatan sering kali menjadi tantangan serius dalam sektor pelayaran nasional.
Tragedi terbaru ini mengingatkan kembali pada insiden serupa yang terjadi pada tahun 2023, ketika sebuah feri di Filipina selatan dilaporkan terbakar dan menyebabkan lebih dari 30 orang kehilangan nyawa. Pemerintah setempat pun kembali didesak untuk memperketat standar keselamatan dan pengawasan transportasi laut antarpulau.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...