Rusia Mulai Jual Cadangan Emas Besar-Besaran di Tengah Tekanan Ekonomi
Aksi jual emas oleh bank sentral dunia kembali menjadi perhatian pasar global. Kali ini, Rusia tercatat mulai melepas sebagian besar...
Read more
Amerika Serikat mengumumkan pengerahan sementara pasukan Angkatan Udara ke Ekuador sebagai bagian dari operasi bersama untuk memerangi perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin. Langkah ini sekaligus dinilai memperketat tekanan Washington terhadap Venezuela yang selama ini menjadi sorotan dalam isu peredaran narkotika regional.
Menurut pernyataan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Quito, pasukan militer AS akan menjalankan operasi jangka pendek bersama Angkatan Udara Ekuador di pangkalan udara Manta. Operasi tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan intelijen dan penindakan terhadap jaringan perdagangan narkoba lintas negara.
“Upaya bersama jangka pendek ini akan meningkatkan kapasitas pasukan militer Ekuador untuk memerangi teroris narkoba, termasuk memperkuat pengumpulan intelijen dan kemampuan anti-perdagangan narkoba, serta dirancang untuk melindungi AS dan Ekuador dari ancaman yang kami hadapi bersama,” kata pernyataan Kedubes AS di Quito.
Presiden Ekuador Daniel Noboa dikenal sebagai salah satu sekutu dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump di kawasan Amerika Latin. Berdasarkan keterangan pemerintah Ekuador, Noboa mendorong kerja sama keamanan yang lebih luas dengan Washington, termasuk membuka kembali peluang keberadaan pangkalan militer asing di wilayah Ekuador. Namun, kebijakan tersebut menuai penolakan dari sebagian masyarakat Ekuador.
Menanggapi kerja sama operasi militer dengan AS, Noboa menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat stabilitas nasional. Ia menyebut operasi anti narkoba akan membantu Ekuador memetakan dan memutus jalur perdagangan narkoba internasional.
Operasi ini, menurut Noboa, akan memungkinkan negaranya mengidentifikasi dan membongkar rute perdagangan narkoba, sekaligus “menjinakkan mereka yang mengira bisa mengambil alih negara ini.”
Berdasarkan data keamanan regional, Ekuador yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu negara paling aman di Amerika Selatan kini menghadapi lonjakan kekerasan. Maraknya aktivitas kartel narkoba membuat tingkat kejahatan meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Pelabuhan Guayaquil dan Manta disebut menjadi titik strategis bagi penyelundupan kokain yang diproduksi di negara tetangga, seperti Kolombia dan Peru. Dari pelabuhan-pelabuhan tersebut, narkotika diselundupkan ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Eropa.
Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir memang mengintensifkan operasi anti narkoba di Amerika Latin. Upaya tersebut juga diarahkan ke Venezuela. Presiden Donald Trump secara terbuka menuding Presiden Venezuela Nicolas Maduro membekingi jaringan perdagangan narkoba. Tuduhan itu telah dibantah oleh pemerintah Venezuela.
Sebagai bagian dari operasi regional, AS telah mengerahkan pasukan angkatan laut dan udara dalam jumlah besar di sekitar wilayah Venezuela. Operasi militer tersebut mencakup penyerangan terhadap kapal-kapal yang dituding menyelundupkan narkoba di kawasan Laut Karibia.
Berdasarkan laporan otoritas keamanan, operasi militer AS di kawasan tersebut telah menyebabkan lebih dari 90 orang tewas. Situasi ini memperlihatkan eskalasi signifikan dalam strategi Washington memberantas perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Para penggemar sinetron Asmara Gen Z akan mendapatkan kesempatan istimewa untuk bertemu langsung dengan para pemeran favorit mereka dalam acara...
Persaingan antara Atletico Madrid dan Barcelona kembali memanas. Kali ini, ketegangan muncul bukan di atas lapangan, melainkan melalui perang sindiran...