Realme Siapkan Ponsel Baterai 12.000mAh, Tiga Kali Lipat dari iPhone 16

Realme ponsel baterai jumbo beredar di media sosial China. (Sumber: Realme)

Realme ponsel baterai jumbo beredar di media sosial China

Era Baru Smartphone dengan Baterai Jumbo

Industri smartphone selalu berkembang pesat, dari sisi desain, kamera, performa, hingga teknologi pengisian daya. Namun, salah satu tantangan yang sejak lama menjadi keluhan pengguna adalah soal daya tahan baterai. Hampir semua orang ingin ponsel yang tahan lama, tidak perlu sering-sering dicas, apalagi saat aktivitas padat di luar rumah.

Realme, salah satu brand yang agresif dalam inovasi, kembali mengejutkan publik. Mereka dikabarkan tengah mempersiapkan smartphone dengan baterai berkapasitas 12.000mAh. Kapasitas ini terbilang sangat besar, bahkan tiga kali lipat lebih besar dibanding iPhone 16 yang hanya dibekali baterai sekitar 3.500mAh.

Kabar ini pertama kali muncul lewat teaser resmi Realme yang viral di media sosial China. Dalam video singkat itu, Realme menghadirkan slogan baru yang secara tidak langsung mengonfirmasi peningkatan masif dari ponsel konsep sebelumnya, “Concept GT Phone” yang pernah dipamerkan pada Mei 2025 dengan baterai 10.000mAh.

Membandingkan dengan Smartphone Flagship Saat Ini

Rata-rata ponsel flagship dari berbagai merek saat ini hanya dibekali baterai 4.000–5.000mAh. Kapasitas ini dianggap standar karena sudah bisa menopang aktivitas sehari-hari dengan efisiensi prosesor dan sistem operasi terbaru.

Namun, Realme tampaknya ingin mendobrak standar tersebut. Dengan menghadirkan kapasitas 12.000mAh, mereka berambisi mendefinisi ulang ekspektasi pengguna terhadap smartphone.

Bayangkan, dengan baterai sebesar ini, kemungkinan pengguna tidak perlu repot membawa powerbank atau mencari colokan listrik saat bepergian. Aktivitas berat seperti gaming, streaming, atau bekerja dari ponsel bisa dilakukan lebih lama tanpa cemas baterai cepat habis.

Pernyataan Resmi dari Realme

Chase Xu, Wakil Presiden Realme China, mengonfirmasi bahwa perusahaan memang sedang mengembangkan perangkat dengan daya tahan ekstrem. Ia menekankan bahwa produk baru ini bukan sekadar gimmick, tetapi benar-benar dirancang untuk mengubah standar ketahanan baterai di pasar global.

“Produk ini akan mengubah ekspektasi pengguna. Realme ingin menghadirkan smartphone yang bukan hanya canggih, tetapi juga bisa diandalkan dalam segala kondisi,” ungkap Chase Xu.

Pernyataan ini semakin memperkuat prediksi bahwa Realme akan meluncurkan smartphone dengan baterai 12.000mAh sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen modern.

Jadwal Peluncuran Resmi

Realme telah menjadwalkan sebuah acara peluncuran besar-besaran di China pada 27 Agustus 2025. Banyak pihak memperkirakan momen tersebut akan menjadi panggung resmi perkenalan smartphone dengan baterai raksasa.

Industri teknologi kini menaruh perhatian besar pada acara itu, karena langkah Realme bisa memicu kompetisi baru dalam dunia smartphone, khususnya soal kapasitas baterai. Jika berhasil, bukan tidak mungkin produsen lain seperti Samsung, Xiaomi, hingga Apple, akan ikut terdorong untuk menghadirkan inovasi serupa.

Realme dan Jejak Panjang di Dunia Baterai Jumbo

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Realme bereksperimen dengan ponsel baterai besar. Sebelumnya, mereka sudah merilis Realme Note 70, sebuah ponsel entry-level dengan baterai 6.300mAh. Meski dijual murah sekitar Rp 1 jutaan, ponsel ini mendapat perhatian karena daya tahannya yang di atas rata-rata di kelasnya.

Namun, Realme Note 70 tetap punya kekurangan. Misalnya, hanya dibekali pengisian daya 15W lewat USB Type-C. Bagi sebagian orang, ini dianggap terlalu lambat, mengingat kapasitas baterainya cukup besar.

Tetap saja, Realme Note 70 menjadi bukti nyata bahwa perusahaan ini serius dalam menghadirkan ponsel berdaya tahan lama dengan harga terjangkau.

Apa Artinya Baterai 12.000mAh Bagi Pengguna?

Jika benar rilis dengan kapasitas 12.000mAh, ponsel Realme ini bisa membawa perubahan besar dalam pengalaman pengguna. Berikut beberapa skenario penggunaannya:

  1. Untuk Traveler:
    Mereka bisa bepergian berhari-hari tanpa khawatir baterai cepat habis, cocok untuk perjalanan jauh atau kegiatan outdoor.

  2. Untuk Gamer:
    Gaming mobile yang biasanya menguras baterai bisa dilakukan lebih lama. Tidak perlu khawatir ponsel panas atau mati mendadak saat mabar.

  3. Untuk Pekerja Mobile:
    Mereka yang sering bekerja dari ponsel, seperti jurnalis, kreator konten, atau pebisnis online, akan sangat terbantu.

  4. Untuk Emergency:
    Ponsel dengan baterai besar bisa dijadikan perangkat cadangan yang selalu siap saat keadaan darurat.

Dengan kata lain, Realme bisa saja membuka segmen pasar baru: ponsel dengan ketahanan ekstrem.

Bagaimana dengan Desain dan Beratnya?

Tentu, ada pertanyaan besar di kalangan pecinta teknologi: apakah ponsel dengan baterai 12.000mAh tidak akan terlalu tebal dan berat?

Kebanyakan ponsel dengan baterai di atas 6.000mAh biasanya sudah terasa bulky. Jika kapasitasnya dua kali lipat, tentu Realme harus memikirkan desain yang tetap nyaman digenggam.

Belum ada bocoran detail mengenai ketebalan, bobot, atau teknologi pendingin yang dipakai. Namun, mengingat Realme dikenal jago dalam memadukan desain stylish dengan teknologi terbaru, banyak yang optimis mereka bisa menemukan formula yang pas.

Mengapa Dibandingkan dengan iPhone 16?

Dalam banyak pemberitaan, baterai Realme ini selalu dibandingkan dengan iPhone 16. Alasannya sederhana: iPhone selama ini dikenal sebagai standar smartphone flagship global.

Dengan kapasitas baterai hanya sekitar 3.500mAh, iPhone memang kerap dikritik karena daya tahannya kalah dibanding ponsel Android. Maka, ketika Realme muncul dengan kapasitas 12.000mAh, perbandingan ini terlihat sangat kontras, bahkan hingga tiga kali lipat lebih besar.

Perbandingan ini tidak hanya memperlihatkan ambisi Realme, tetapi juga menggarisbawahi bagaimana persaingan di industri smartphone semakin ketat.

Dampak untuk Industri Smartphone

Jika Realme sukses meluncurkan ponsel 12.000mAh, ini bisa menjadi titik balik penting dalam sejarah smartphone. Tren yang sebelumnya berfokus pada kamera, layar, atau kecepatan charging, bisa bergeser ke kapasitas baterai super jumbo.

Beberapa kemungkinan dampaknya:

  • Produsen lain akan ikut berlomba menghadirkan baterai lebih besar.

  • Powerbank mungkin semakin jarang dibutuhkan.

  • Standar efisiensi software dan hardware akan ditingkatkan agar baterai super jumbo bisa lebih optimal.

Dengan kata lain, langkah Realme bisa menjadi pemicu revolusi kecil dalam dunia smartphone.

📚 ️Baca Juga Seputar Gadget

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED