Sinopsis Ghost in the Cell Film Horor Komedi Joko Anwar dengan Satir Tajam
Film Ghost in the Cell menjadi salah satu tayangan Indonesia yang mencuri perhatian pada April 2026. Karya terbaru dari Joko...
Read more
Pertemuan antara pimpinan Warner Bros. Discovery dan Netflix kembali memicu spekulasi soal rencana akuisisi besar di industri hiburan global. Para petinggi Netflix diketahui mengunjungi studio Warner Bros. di Burbank, California, pada Rabu (17/12), di tengah ketidakpastian masa depan kepemilikan aset utama perusahaan tersebut.
CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav menyambut langsung co-CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters, serta mengajak mereka berkeliling kompleks studio legendaris itu. Dalam keterangan resmi perusahaan, pertemuan tersebut disebut sebagai ajang diskusi antara pimpinan kedua perusahaan dengan jajaran eksekutif Warner Bros.
“Hari ini, CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav menyambut CEO bersama Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters ke lokasi studio Warner Bros. di Burbank untuk bertemu dengan para pemimpin di seluruh perusahaan,” kata David Zaslav, CEO Warner Bros. Discovery.
Sarandos dan Peters juga tampil berdampingan dengan Zaslav dalam sesi tanya jawab di Teater Steven J. Ross, di hadapan sekitar 400 karyawan Warner Bros. Diskusi tersebut berlangsung terbuka dan menyoroti dinamika industri hiburan serta masa depan konten global.
Kunjungan tersebut terjadi pada hari yang sama ketika dewan direksi Warner Bros. Discovery kembali menegaskan sikap untuk menjajaki opsi penjualan aset Warner Bros. dan HBO kepada Netflix. Pada saat bersamaan, dewan juga menolak tawaran terbaru dari Paramount Skydance.
Berdasarkan data dari kesepakatan internal perusahaan, Warner Bros. Discovery dan Netflix sebelumnya telah mencapai penilaian aset Warner Bros. dan HBO sebesar US$82,7 miliar (sekitar Rp1.306 triliun). Kesepakatan ini menjadi dasar kuat bagi Netflix untuk melanjutkan proses akuisisi secara strategis.
Paramount diketahui mengajukan penawaran berbeda dengan skema pembelian menyeluruh terhadap Warner Bros. Discovery, termasuk jaringan kabel linear. Sebaliknya, Netflix hanya memfokuskan minatnya pada aset utama, yakni Warner Bros. dan HBO.
Paramount menilai penawarannya lebih menguntungkan pemegang saham karena mencakup keseluruhan perusahaan. Namun, pihak Warner Bros. Discovery menyatakan kekhawatiran terkait sumber pendanaan Paramount serta menilai posisi keuangan Netflix lebih stabil untuk mendukung operasional jangka panjang Warner Bros. dan HBO.
Di sisi lain, Paramount juga mengingatkan bahwa Netflix berpotensi menghadapi tantangan regulasi mengingat dominasinya di pasar layanan streaming berlangganan. Menanggapi hal tersebut, Warner Bros. Discovery menegaskan bahwa struktur kesepakatan dengan Netflix dinilai lebih realistis dan berkelanjutan.
Pertemuan terbuka antara pimpinan Warner Bros. Discovery dan Netflix ini semakin memperkuat sinyal bahwa proses akuisisi tengah memasuki fase krusial, sekaligus menjadi salah satu langkah korporasi paling besar di industri hiburan dalam beberapa tahun terakhir.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Film Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia film — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...