Warga Pamarayan Serang Keluhkan Banjir Berulang Sepanjang Januari

Warga Pamarayan Serang mengeluhkan banjir berulang sepanjang Januari akibat luapan sungai yang merendam permukiman dan fasilitas umum. (Foto: Detik)
Warga Pamarayan Serang mengeluhkan banjir berulang sepanjang Januari akibat luapan sungai yang merendam permukiman dan fasilitas umum. (Foto: Detik)

Warga Pamarayan Serang mengeluhkan banjir berulang sepanjang Januari akibat luapan sungai yang merendam permukiman dan fasilitas umum

Warga Desa Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan kondisi wilayahnya yang kembali dilanda banjir. Memasuki Januari 2026, kawasan tersebut tercatat sudah beberapa kali terendam luapan air, dengan kondisi banjir terakhir disebut sebagai yang paling parah oleh warga setempat.

Menurut Ketua Karang Taruna Desa Pamarayan, Madroni atau yang akrab disapa Away, banjir datang silih berganti dalam waktu singkat. Air sempat surut, namun kembali naik dan merendam permukiman warga.

“Sudah beberapa kali; banjir, surut, terus banjir lagi. Nah, ini yang paling parah,” kata Madroni, Ketua Karang Taruna Desa Pamarayan.

Ia menjelaskan, banjir kali ini telah merendam permukiman selama dua hari. Debit air terus meningkat dan mulai masuk ke dalam rumah warga. Meski banjir bukan hal baru bagi masyarakat Pamarayan, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat kondisi air yang terus naik.

Menurut Madroni, banjir hampir selalu terjadi setiap musim hujan. Situasi ini membuat warga sudah terbiasa, meski dampak yang ditimbulkan tetap mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Banjir setiap tahun. Kalau musim hujan tidak aneh lagi, di kampung ini pasti banjir. Bukan tahun ini saja, tahun-tahun lalu juga terdampak,” ucapnya.

Hingga saat ini, belum tersedia lokasi pengungsian resmi di Desa Pamarayan. Warga yang rumahnya terendam memilih mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat yang lokasinya lebih aman dari genangan air.

Untuk membantu mobilitas warga, Madroni bersama masyarakat setempat berinisiatif menyiapkan rakit dan gerobak darurat. Fasilitas tersebut digunakan untuk menyeberangkan sepeda motor, membantu lansia, serta memudahkan pelajar yang tetap harus berangkat ke sekolah.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED