YouTube Hadirkan Fitur Baru Pengguna Kini Bisa Batasi Shorts
Platform video milik Google, yaitu YouTube, menghadirkan pembaruan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengatur batas waktu menonton video Shorts secara...
Read more
Peneliti keamanan dari Huntress mengungkapkan teknik serangan digital baru yang memanfaatkan popularitas chatbot berbasis AI dan mesin pencari besar. Berdasarkan laporan keamanan terbaru, para peretas kini menjadikan platform seperti ChatGPT, Grok, serta hasil pencarian Google sebagai jalan untuk memancing korban menginstal malware tanpa disadari.
Menurut penjelasan Huntress, pelaku membuat percakapan palsu dengan chatbot seputar topik yang sedang ramai dicari publik. Salah satu contoh yang ditemukan adalah permintaan bantuan mengenai cara membersihkan ruang penyimpanan di perangkat Mac. Dalam percakapan itu, peretas menyelipkan instruksi berbahaya berupa perintah terminal yang sebenarnya dirancang untuk memasang malware.
Percakapan kemudian dibuka secara publik dan dipromosikan agar muncul di peringkat paling atas hasil pencarian Google. Ketika pengguna mencari topik serupa dan mengklik tautan tersebut, mereka diarahkan pada halaman percakapan yang tampak kredibel.
Huntress menyebut bahwa banyak korban mengikuti instruksi yang diberikan chatbot karena halaman itu muncul dari platform yang telah dipercaya publik. Ketika perintah berbahaya disalin ke terminal macOS, malware pun terpasang secara otomatis.
Salah satu serangan yang ditelusuri melibatkan malware bernama AMOS, sebuah program jahat yang ditujukan mencuri data pribadi dari perangkat macOS. Menurut Huntress, AMOS mampu mengakses informasi sensitif di komputer korban, yang kemudian berisiko disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab.
Dalam uji coba independen yang dilakukan tim keamanan, Huntress melaporkan bahwa ChatGPT dan Grok dapat direkayasa untuk menampilkan pola serangan yang sama. Ketika peretas meminta chatbot memberikan instruksi terminal tertentu, model AI tersebut dapat merespons sesuai permintaan, sehingga meningkatkan risiko penyalahgunaan.
Metode ini dinilai berbahaya karena tidak menampilkan tanda klasik dari serangan siber. Tidak ada file mencurigakan, tidak ada aplikasi asing, dan tidak ada tautan phishing. Ketika korban mengikuti saran yang tampak wajar dari chatbot, proses instalasi malware berlangsung tanpa hambatan.
“Trik ini bekerja karena korban sudah dipersiapkan untuk percaya pada dua merek besar yang mereka kenal, Google dan ChatGPT,” kata Huntress dalam laporannya. Dalam kasus yang ditemukan, tautan percakapan berbahaya tersebut sempat tampil di hasil pencarian Google selama lebih dari 12 jam sebelum akhirnya dihapus.
Lonjakan penggunaan AI generatif dan kepercayaan publik terhadap platform besar membuat teknik semacam ini diprediksi akan semakin berkembang. Pakar keamanan menekankan agar pengguna tidak pernah menjalankan perintah terminal atau script dari sumber yang tidak benar-benar dipahami.
Rekomendasi umum untuk meminimalkan risiko serangan meliputi pembaruan sistem secara rutin, penggunaan perangkat lunak antivirus, dan verifikasi sumber informasi sebelum mengambil tindakan. Insiden ini juga muncul bersamaan dengan sorotan terhadap dua raksasa AI, ChatGPT dari OpenAI dan Grok dari xAI, yang tengah menghadapi tekanan reputasi.
Pakar keamanan menilai bahwa kombinasi antara AI generatif, algoritma pencarian, serta kepercayaan pengguna terhadap platform ternama dapat membuka era baru manipulasi digital berbasis kecerdasan buatan. Hingga saat ini belum dipastikan apakah metode serupa dapat diterapkan pada chatbot lain, tetapi para analis memperingatkan bahwa potensi penyalahgunaan teknologi AI terus berkembang.
Referensi:
Medcom
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...