Fakta Baru Pembunuhan Wanita di Tangsel, Saksi Dengar Teriakan Tolong
Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial I (49) di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, mulai menemukan titik...
Read more
Seorang pria yang viral di media sosial karena berjoget di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuai sorotan tajam. Aksi tersebut tidak hanya dianggap tidak pantas, tetapi juga berujung pada sanksi tegas dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Video yang beredar memperlihatkan pria tersebut berjoget di dalam ruangan yang memiliki logo BGN. Dalam video lain, ia tampak berjoget di area dapur tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD), yang seharusnya menjadi standar dalam pengolahan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain aksinya, pria itu juga mengklaim menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari dari pemerintah. Klaim tersebut ikut memicu reaksi publik.
Menurut Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, pihaknya sangat menyayangkan perilaku tersebut.
“Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian,” kata Nanik.
Berdasarkan penelusuran BGN, dapur SPPG milik pria tersebut ternyata tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan beberapa pelanggaran penting.
“Kebetulan setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah dan IPAL-nya tidak benar, jadi kita suspend,” jelas Nanik.
Akibat temuan tersebut, BGN langsung mengambil langkah tegas dengan membekukan sementara operasional SPPG yang sudah berjalan.
Tidak hanya itu, BGN juga menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan wilayah II untuk menemui langsung pria tersebut dan memberikan peringatan keras.
“Sudah bertemu dan sudah ditegur keras,” ujar Nanik.
Fakta lain yang terungkap, pria tersebut diketahui memiliki total tujuh dapur SPPG. Namun, baru satu dapur yang sudah beroperasi, sementara enam lainnya masih dalam tahap persiapan.
Menurut Nanik, seluruh dapur tersebut akan berada dalam pengawasan ketat BGN, mulai dari proses pendirian hingga pelaksanaan operasionalnya.
“Yang lainnya belum running, akan kita awasi ketat,” katanya.
BGN menegaskan bahwa pengawasan ini penting untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar keamanan dan kebersihan, terutama karena program MBG menyasar kebutuhan gizi masyarakat.
Lebih lanjut, Nanik mengingatkan bahwa kepemilikan SPPG bukanlah semata-mata peluang bisnis. Program MBG memiliki tujuan utama yang jauh lebih penting.
Ia menekankan bahwa program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, demi masa depan bangsa.
“Hakekat dari MBG adalah untuk mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap mitra yang terlibat dalam program pemerintah harus mematuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi teknis maupun etika.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah lokasi curug di kawasan Naringgul, Cianjur Selatan, kembali mencuri perhatian. Bagi para pengguna jalan yang melintas, pemandangan air terjun...
Sebuah video memperlihatkan momen menegangkan saat seorang anak tenggelam di saluran air tanpa pengawasan orang tua. Kejadian tersebut nyaris berujung...