Kronologi Bentrok Oknum TNI dan Polri di Mappi, Kodam Mandala Trikora Beri Penjelasan
Kodam XXIV/Mandala Trikora akhirnya buka suara terkait insiden bentrok yang melibatkan oknum anggota TNI dan Polri di Distrik Obaa, Kabupaten...
Read more
Murid jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 kini dapat melakukan persiapan lebih awal melalui simulasi mandiri berbasis daring. Simulasi ini dirancang sebagai sarana latihan soal agar peserta terbiasa dengan format dan mekanisme TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, simulasi TKA dapat diakses melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan. Peserta cukup memilih jenjang pendidikan, mata pelajaran yang diinginkan, lalu mengikuti tahapan login hingga konfirmasi data sebelum mengerjakan latihan soal. Seluruh proses dirancang sederhana agar mudah diakses oleh siswa maupun pendamping dari pihak sekolah dan orang tua.
Simulasi ini bersifat mandiri dan dapat dikerjakan dari perangkat komputer yang terhubung dengan internet. Peserta diminta memasukkan nama, tanggal lahir, serta token yang telah disediakan oleh sekolah atau sistem sebelum memulai simulasi.
Berdasarkan data dari akun resmi Kemendikdasmen, pendaftaran TKA 2026 dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Simulasi dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret, dengan pembagian waktu berbeda untuk jenjang SMP dan SD. Setelah itu, akan dilaksanakan gladi bersih pada 9 hingga 17 Maret 2026.
Pelaksanaan utama TKA untuk SMP dijadwalkan pada 6 hingga 16 April 2026, sementara jenjang SD akan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Bagi peserta yang berhalangan, pelaksanaan susulan disiapkan pada 11 hingga 17 Mei 2026. Hasil TKA akan diumumkan pada 24 Mei 2026 setelah melalui tahap pengolahan data.
Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, TKA tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan siswa. “TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan dan pemerintah memahami capaian akademik murid,” kata Abdul Mu’ti, Mendikdasmen.
Sementara itu, Toni Toharudin, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, menegaskan bahwa data TKA digunakan sebagai alat diagnosis awal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Seluruh asesmen dilaksanakan berbasis komputer dengan penyesuaian terhadap kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah.
Referensi: Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...