Pakar Nilai Iran Tak Akan Percaya Klaim Trump Soal Perang Hampir Selesai
Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengisyaratkan bahwa perang melawan Iran hampir selesai memunculkan berbagai tanggapan dari para pengamat...
Read more
Sejumlah media internasional menyoroti bencana banjir besar yang melanda Sumatra dan beberapa wilayah lain di Indonesia dalam sepekan terakhir. Berdasarkan laporan dari berbagai media asing, jumlah korban tewas telah melewati 600 jiwa dan terus bertambah seiring proses evakuasi serta pencarian korban yang masih berlangsung.
Menurut pemberitaan Barron’s, media berbasis di Amerika Serikat, korban tewas akibat banjir di Indonesia mencapai 632 orang pada Selasa (2/12/2025). Laporan serupa juga muncul dari Arab News di Arab Saudi dan The Guardian, koran terkemuka asal Inggris, yang menempatkan perkembangan banjir di Indonesia sebagai salah satu berita utama.
The Guardian mencatat bahwa lebih dari satu juta penduduk di sejumlah wilayah telah dievakuasi, sementara jumlah korban meninggal mencapai lebih dari 600 orang. “Korban tewas imbas banjir dan longsor mencapai 631 jiwa sementara satu juta orang di area berisiko tinggi telah dievakuasi,” tulis media tersebut dalam paragraf pembuka laporannya.
Gelombang hujan monsun yang sangat deras serta keberadaan siklon tropis yang memengaruhi kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu faktor utama meningkatnya intensitas banjir. Indonesia, Thailand, dan Malaysia merupakan negara yang paling terdampak dalam beberapa hari terakhir. Kombinasi kondisi cuaca ekstrem dan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi lahan turut memperburuk situasi.
Di Indonesia, The Guardian melaporkan bahwa sekitar 3,2 juta orang terdampak, 2.600 mengalami luka-luka, dan 472 orang masih hilang. Tim penyelamat menghadapi hambatan besar berupa jalan yang terputus, jembatan yang rusak, serta akses menuju daerah-daerah terisolir yang sulit ditembus.
Wilayah Aceh menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak. Berbagai laporan menyebutkan harga bahan pangan meningkat tajam akibat pasokan yang terputus. Menurut Islamic Relief, sebuah lembaga kemanusiaan internasional, pasar-pasar di Aceh dilaporkan kehabisan stok beras, sementara harga sayur-mayur naik hingga tiga kali lipat. “Masyarakat di seluruh Aceh berisiko tinggi mengalami kekurangan pangan dan kelaparan jika jalur pasokan tidak dipulihkan dalam tujuh hari ke depan,” kata Islamic Relief dalam pernyataannya.
Lembaga tersebut juga melaporkan bahwa mereka telah menyalurkan sedikitnya 12 ton bantuan makanan untuk membantu warga yang terdampak banjir dan krisis logistik.
Pemerintah Indonesia terus berupaya membuka akses ke sejumlah wilayah yang terisolasi dan meningkatkan dukungan logistik untuk mempercepat penanganan darurat. Proses evakuasi, pendataan korban, serta penyaluran bantuan juga terus ditingkatkan guna mengurangi risiko krisis kemanusiaan yang lebih luas.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, kebutuhan akan bahan baku praktis dengan...
Klub-klub asal Inggris mengalami malam yang sulit pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League. Dari enam wakil yang...