Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Pada Rabu malam, 24 September 2025 sekitar pukul 20.00 WIB, suasana tenang di Jalan Raya Urip Sumoharjo, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi berubah menjadi ladang tragedi. Puluhan siswa SMK mendadak terlibat dalam bentrokan sengit, yang berakhir dengan dua korban jiwa dan beberapa lainnya terluka.
Kejadian memanas itu melibatkan 56 pelajar SMK dari beberapa sekolah. Sekitar 30 siswa SMK Karya Pembaharuan, dan 24 siswa dari SMK Puja Bangsa, dibantu 2 siswa SMK Talita Bangsa, menjadi pihak-pihak yang saling berkonfrontasi.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kelompok SMK Karya Pembaharuan membawa senjata tajam, seperti celurit, dan mengejar siswa dari SMK Puja Bangsa yang mencoba melarikan diri.
Dari pihak SMK Puja Bangsa, dua pelajar dilaporkan meninggal dunia:
AG, yang mengalami luka sobek di bagian dada bagian kiri, akibat bacokan saat dikejar.
W, tewas setelah sepeda motornya menabrak pohon ketika melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Empat pelajar lainnya dari SMK Puja Bangsa ikut mengalami luka-luka akibat sabetan benda tajam.
Tak lama setelah laporan diterima, aparat gabungan dari Polsek Cikarang Utara, Reskrim Polres Metro Bekasi, tim Resmob, dan Jatanras turun ke lokasi. Mereka melakukan olah TKP dan menyisir area kejadian guna menemukan senjata tajam yang diduga dibuang para pelajar saat bentrokan mulai reda.
Satu tersangka berinisial AS, yang terbukti membawa celurit, telah diamankan di Polsek Cikarang.
Sementara itu, polisi menyatakan tetap memburu pelaku lain, terutama dua yang kabur dan diduga pemilik senjata tajam.
Kapolres Metro Bekasi dan Kasat Reskrim melakukan kerja cepat menyelidiki peristiwa ini. Dua tersangka ditetapkan sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dan dikenakan pasal berbeda:
Satu tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
Satu lainnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam.
Polisi menyebut sisa pelaku yang masih buron kemungkinan adalah mereka yang membawa senjata tajam.
Penyidik juga mempertegas bahwa bentrokan bermula ketika kelompok SMK Karya Pembaharuan mengejar siswa SMK Puja Bangsa yang lari. Bentrokan terjadi di βputaran dobrak depan Al-Barkah,β kata pihak kepolisian.
Warga sekitar turut menjadi saksi langsung kejadian tragis ini. Seorang warga bernama Irfan menyebut ia mendengar suara gaduh dari dalam rumah, lalu keluar untuk melihat. Dia melihat kelompok pelajar sudah terlibat bentrokan.
Irfan memperkirakan ada lebih dari 20 sepeda motor ikut dalam kerumunan tawuran. Ia serta warga lain sempat mencoba melerai konflik, namun keberadaan senjata tajam membuat mereka khawatir akan ikut jadi korban.
Menurut Irfan, salah satu korban menabrak tiang listrik saat mencoba menghindar dari kejaran.
Tragedi di Cikarang ini menyoroti permasalahan mendalam di lingkungan sekolah dan masyarakat:
Tingginya penggunaan senjata tajam dalam konflik antarpelajar
Kurangnya kontrol terhadap pergaulan remaja di luar jam sekolah
Tantangan aparat dalam mengantisipasi dan merespons bentrokan pelajar secara cepat
Perlunya peningkatan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan
Polisi terus melakukan pengejaran pelaku yang masih buron dan memperdalam penyidikan terhadap insiden ini.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman π Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional β semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
π± Saluran Trenmedia π³ Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang β update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...