PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyambut kabar terbaru: Grup Djarum telah membeli 559,18 juta saham hasil buyback—senilai sekitar Rp 1,04 triliun—melalui PT Dwimuria Investama Andalan, pada Juni 2025, menjadikan kepemilikan mereka mencapai 3,63 %. Sementara itu, Grup Astra menambah porsi saham mereka menjadi 10 %, setelah melakukan penambahan dan penjualan sebagian saham selama akhir Juli lalu.
Wakil Direktur Utama Hermina, Yulisa Khiat, menyambut kedua konglomerat ini sebagai mitra strategis. Ia menyatakan bahwa sinergi antara Hermina, Astra, dan Djarum akan mendorong perbaikan kualitas layanan dan menciptakan efisiensi operasional yang saling menguatkan.
Grand investasi ini memberi sinyal kuat bahwa terdapat keyakinan tinggi terhadap potensi cerah industri kesehatan di Indonesia. Minat tinggi Grup Astra dan Djarum tercermin dalam aksi mereka yang melakukan akumulasi saham dalam jumlah signifikan—gerakan yang menambah suggesti positif terhadap prospek saham HEAL.
Tidak hanya menjadi menarik di mata investor besar, Hermina juga menyusun langkah ke depan pasca masuknya dua elemen kuat ini, termasuk:
-
Ekspansi rumah sakit: Yulisar menyampaikan bahwa Hermina berencana membuka dua rumah sakit baru dan mengakuisisi satu lagi dalam waktu dekat, membawa total cabang Hermina menjadi 65–70 RS dengan kapasitas 12–15 ribu tempat tidur pada 2030.
-
Dorongan internal: Belum lama ini, sejumlah pejabat Hermina juga melakukan pembelian saham HEAL — seperti Direktur Utama Hasmoro yang memborong senilai hampir Rp 6,5 miliar, dan Tan Suryanti Gunadi yang membeli senilai Rp 99,5 juta — menunjukkan inklusi dari jajaran internal.