Pemakaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, berubah jadi momentum besar solidaritas dari komunitas ojol. Ribuan rekan-rekannya berkonvoi mengantar jenazah Affan dari rumah duka hingga ke TPU Karet Bivak, dengan disertai rasa duka mendalam dan keprihatinan mendalam.
Aksi Konvoi Ojol yang Menggema
Menurut pernyataan sumber dari CNN Indonesia, sekitar seribu ojol akan menghantarkan jenazah Affan ke tempat peristirahatan akhirnya. “Kita (driver ojol) mau ngawal sampai makam, kita konvoi,” ujar salah satu pengemudi yang menyampaikan komitmen tersebut.
Pemakaman berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di TPU Karet Bivak, dengan titik pertemuan di rumah duka mulai sekitar pukul 08.00 WIB, sesuai keterangan Ketua RT setempat.
Siapa Affan Kurniawan?
Affan dikenal sebagai mitra driver Gojek. Perusahaan ride-hailing tersebut sudah memastikan identitas korban dan menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian temannya. Gojek juga ikut membantu mulai dari pendampingan hingga layanan pemakaman, termasuk menyediakan ambulans hingga santunan untuk keluarga almarhum.
Suasana Haru di Rumah Duka
Sejak jenazah tiba di rumah duka, suasana haru menyelimuti. Rekan ojol dan keluarga berkumpul, menatap Affan yang dikenal sebagai sosok rajin dan tulang punggung keluarga. Banyak pengemudi ojol yang langsung turun ke jalan untuk meramaikan konvoi sebagai wujud penghormatan terakhir.
Langkah Ke Depan dan Tuntutan Publik
Kasus ini memicu kecaman luas terhadap prosedur aparat. Publik menuntut transparansi dan kejelasan atas insiden mematikan yang terjadi saat situasi pengamanan unjuk rasa berlangsung.
Pihak kepolisian diharapkan bergerak cepat melakukan penyelidikan tuntas. Mancuri kepercayaan publik bisa jadi dampak jangka panjang jika tidak ditanggapi serius.