Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Utama atau Uya Kuya resmi kembali aktif sebagai anggota DPR RI setelah melalui sidang etik di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Dalam keterangannya usai sidang putusan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025), Uya menyampaikan apresiasinya atas keputusan MKD yang dinilai adil dan berbasis bukti.
“Menurut saya sangat profesional sekali, sangat objektif dan apa yang diputuskan itu memang sesuai dengan bukti-bukti dan juga saksi ahli yang sudah memberikan keterangan,” kata Uya Kuya.
Ia juga mengaku menghargai keputusan akhir MKD serta berkomitmen untuk belajar dari pengalaman sebelumnya, termasuk peristiwa yang sempat membuat rumahnya dirusak dan dijarah pada Agustus lalu.
“Kita hargai keputusan dari MKD dan saya menerima, seperti yang tadi dilihat. Ya pasti kita semua manusia harus belajar lah,” ucapnya.
Sebelumnya, Uya Kuya bersama beberapa anggota DPR lain dilaporkan ke MKD karena dianggap melanggar etika saat berjoget dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD.
Aksi tersebut menjadi kontroversi setelah video joget diedit dan disebarluaskan di media sosial dengan narasi seolah mereka mendukung kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR.
Menurut Wakil Ketua MKD DPR TB Hasanuddin, laporan terhadap Uya Kuya dan rekannya Eko Hendro Purnomo telah dikaji secara menyeluruh dalam sidang etik.
“Bahwa menurut para pengadu dugaan pelanggaran kode etik terhadap teradu III (Surya Utama) dan IV (Eko Hendro Purnomo) atas tindakan melakukan joget pada saat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang kemudian disunting ulang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan narasi bahwa joget yang dilakukan oleh teradu III dan IV dianggap menyetujui kenaikan gaji dan tunjangan DPR,” ujar TB Hasanuddin.
Namun, laporan tersebut akhirnya dicabut oleh pihak pengadu setelah mendapat klarifikasi dari para teradu.
“Bahwa para pengadu telah mencabut pengaduannya, mengingat telah adanya klarifikasi dari para teradu dan kesalahan menelaah informasi yang beredar di media,” tambah TB Hasanuddin.
Berdasarkan data dari MKD, sidang tersebut tidak hanya membahas Uya Kuya, melainkan juga empat anggota DPR nonaktif lainnya yang sempat dilaporkan atas dugaan pelanggaran etik.
Sidang perdana digelar di Kompleks Parlemen Senayan pada Senin (3/11), membahas berbagai tindakan yang dinilai tidak pantas saat sidang kenegaraan berlangsung.
Beberapa anggota DPR yang terlibat juga dilaporkan karena komentar publik yang dianggap menyinggung rasa keadilan masyarakat, yang kemudian memicu aksi demonstrasi pada Agustus 2025.
Dengan keputusan ini, Uya Kuya resmi kembali menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dan menyatakan siap bekerja lebih baik ke depan.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...