Sudoku Packing Method Solusi Praktis Traveling Tanpa Overpacking
Saat merencanakan perjalanan, banyak orang tanpa sadar melakukan overpacking atau membawa terlalu banyak barang. Kekhawatiran tidak memiliki cukup outfit saat...
Read more
Lari sejauh 5 kilometer atau lari 5K adalah salah satu nomor lari paling populer di kalangan pelari pemula hingga profesional. Selain menantang, jarak ini cukup ideal untuk meningkatkan daya tahan tubuh, konsistensi latihan, dan kesehatan jantung.
Berdasarkan laporan DetikSport, program latihan lari 5K biasanya dilakukan selama 4 hingga 8 minggu, tergantung kemampuan fisik peserta. Bagi pemula, jadwal empat minggu bisa menjadi titik awal yang efektif asalkan dilakukan secara teratur dan sesuai panduan.
Rata-rata, jarak 5 kilometer dapat ditempuh dalam waktu 30 hingga 45 menit bagi pelari pemula. Fokus utamanya bukan pada kecepatan, tetapi pada membangun ritme lari dan ketahanan tubuh.
Berikut jadwal latihan empat minggu yang bisa diikuti untuk mencapai performa optimal sebelum mengikuti lomba atau event lari 5K:
Senin: Istirahat untuk pemulihan otot.
Selasa: Jalan 1 menit dan lari 1 menit sebanyak 10 kali.
Rabu: Cross training (misalnya bersepeda atau berenang ringan).
Kamis: Lari 2 menit dan jalan 1 menit sebanyak 8 kali.
Jumat: Hari istirahat.
Sabtu: Lari 3 menit dan jalan 1 menit sebanyak 6 kali.
Minggu: Lari 5 menit dan jalan 2 menit sebanyak 4 kali.
Fase ini bertujuan agar tubuh terbiasa dengan perpaduan ritme jalan dan lari serta membangun stamina dasar tanpa kelelahan berlebih.
Senin: Istirahat penuh.
Selasa: Lari 7 menit dan jalan 2 menit sebanyak 3 kali.
Rabu: Cross training.
Kamis: Lari 8 menit dan jalan 2 menit sebanyak 3 kali.
Jumat: Hari istirahat.
Sabtu: Lari 1 menit dan jalan 1 menit sebanyak 10 kali, tingkatkan kecepatan.
Minggu: Lari 10 menit dan jalan 2 menit sebanyak 2 kali, lanjutkan 5 menit lari hingga garis finish.
Pada minggu kedua, tubuh mulai beradaptasi dengan durasi lari yang lebih panjang dan kecepatan yang sedikit meningkat.
Senin: Istirahat.
Selasa: Lari 9 menit dan jalan 1 menit sebanyak 3 kali.
Rabu: Cross training.
Kamis: Lari 15 menit dan jalan 1 menit sebanyak 3 kali.
Jumat: Hari istirahat.
Sabtu: Lari 12 menit dan jalan 2 menit sebanyak 2 kali, lanjutkan 5 menit hingga finish.
Minggu: Lari 20 menit tanpa henti.
Tahapan ini melatih ketahanan otot dan paru-paru, membantu pelari membangun ritme stabil yang dapat dipertahankan dalam jarak jauh.
Senin: Istirahat.
Selasa: Lari 25 menit, jalan 2 menit, lalu lari 5 menit terakhir.
Rabu: Cross training ringan.
Kamis: Lari 9 menit dan jalan 1 menit sebanyak 3 kali.
Jumat: Hari istirahat.
Sabtu: Istirahat total untuk pemulihan.
Minggu: Lari penuh sejauh 5 kilometer.
Minggu terakhir ini berfokus pada penyempurnaan teknik dan ritme napas, sekaligus memberi waktu tubuh untuk beristirahat sebelum hari pelaksanaan.
Agar program latihan berjalan maksimal, penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut:
Penuhi kebutuhan nutrisi harian, terutama protein dan karbohidrat untuk energi.
Tetap terhidrasi dengan minum air sebelum dan sesudah berlari.
Gunakan sepatu lari yang nyaman dan sesuai bentuk kaki.
Lakukan pemanasan dan pendinginan sekitar 5–10 menit agar otot tidak tegang.
Tidur cukup setiap malam, minimal 7 jam, agar pemulihan tubuh optimal.
Dengan mengikuti panduan di atas secara konsisten, pemula dapat mencapai garis finish 5K dengan stamina lebih baik dan risiko cedera yang minim.
Referensi: DetikSport
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....