Cara Efektif Mengatasi Overthinking agar Produktivitas Tetap Terjaga

Overthinking bisa mengganggu produktivitas. Simak cara efektif mengatasinya agar pikiran lebih tenang dan fokus menjalani aktivitas harian. (Foto: genta.fkip.unja.ac.id)

Overthinking bisa mengganggu produktivitas

Berpikir sebelum bertindak memang penting. Namun, ketika pikiran terus berputar tanpa henti hingga memicu stres, kondisi ini dikenal sebagai overthinking dan dapat berdampak buruk pada produktivitas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber, overthinking sering dimulai dari satu pemikiran sederhana, lalu berkembang menjadi berbagai kekhawatiran, ketakutan, hingga skenario negatif yang sebenarnya belum tentu terjadi. Akibatnya, seseorang bisa terjebak dalam lingkaran pikiran yang melelahkan dan sulit fokus pada hal yang lebih penting.

Menurut psikolog Jovita Ferliana, kondisi ini perlu segera diatasi agar tidak mengganggu aktivitas sehari hari. “Misal saat akan memulai pekerjaan atau sesuatu yang baru jangan hanya pikirkan yang negatif, tapi coba lihat hal positif dari pekerjaan baru ini,” kata Jovita dalam sebuah acara daring.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi overthinking dan menjaga produktivitas tetap stabil.

Teknik Mengendalikan Overthinking Secara Efektif

1. Fokus pada momen saat ini
Salah satu cara paling sederhana adalah mengalihkan perhatian ke apa yang sedang terjadi saat ini. Saat pikiran mulai melayang ke berbagai kemungkinan, coba tarik kembali fokus pada lingkungan sekitar, pernapasan, atau tugas yang sedang dikerjakan. Cara ini membantu mengurangi kecemasan terhadap hal yang belum terjadi.

2. Ubah pola pikir ke arah positif
Overthinking sering kali dipenuhi pikiran negatif. Untuk itu, penting melatih diri melihat sisi positif dari setiap situasi. Dengan membiasakan pola pikir ini, beban mental bisa berkurang dan keputusan yang diambil menjadi lebih rasional.

3. Gunakan teknik kontainer
Teknik ini membantu memilah pikiran agar tidak menumpuk sekaligus. Menurut Jovita, seseorang bisa membayangkan sebuah “kotak” di dalam pikiran untuk menyimpan hal hal yang belum perlu dipikirkan saat ini. Dengan begitu, fokus bisa diarahkan pada satu hal yang benar benar penting.

“Fokus pada apa yang di depan Anda, masukan segala hal overthinking yang belum dijalani ke kotak kontainer di sudut pikiran Anda,” jelas Jovita.

4. Bedakan yang bisa dan tidak bisa dikendalikan
Tidak semua hal perlu dipikirkan secara mendalam. Ada hal yang berada di luar kendali dan tidak perlu menguras energi mental. Dengan memilah mana yang bisa dikontrol, seseorang dapat lebih bijak dalam mengelola pikiran dan emosi.

Jika suatu hal masih bisa dikendalikan, maka fokuslah pada tindakan nyata yang bisa dilakukan. Sebaliknya, jika tidak, sebaiknya lepaskan agar tidak menjadi beban pikiran.

5. Menulis jurnal untuk merapikan pikiran
Menulis menjadi salah satu cara efektif untuk mengurai pikiran yang rumit. Dengan menuangkan kekhawatiran ke dalam tulisan, seseorang dapat melihat masalah secara lebih jelas dan terstruktur.

Cara ini juga membantu mengurangi tekanan dalam pikiran karena apa yang sebelumnya hanya berputar di kepala kini sudah memiliki bentuk yang lebih konkret.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Tips

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉

Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED