Rupiah Menguat dan IHSG Melonjak Tajam, Pasar Keuangan Indonesia Dibuka Positif
Pasar keuangan Indonesia memulai pekan dengan catatan positif. Pada perdagangan Senin pagi, 15 Juni 2026, nilai tukar rupiah menguat terhadap...
Read more
Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau wilayah terdampak bencana di Aceh. Pada Jumat pagi, Prabowo berangkat menuju Aceh Tamiang menggunakan helikopter dari Lanud Suwondo, Medan, untuk melihat langsung kondisi warga yang mengungsi akibat banjir bandang.
Berdasarkan pantauan lapangan, Prabowo lepas landas pada pukul 09.15 WIB. Ia didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka. Menurut para pendamping, agenda utama Prabowo adalah meninjau posko pengungsian serta beberapa titik bencana yang mengalami kerusakan paling parah.
Selain mengunjungi posko, Prabowo dijadwalkan meninjau beberapa titik lain untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. Kunjungan ini dilakukan tidak lama setelah ia kembali dari perjalanan internasional ke Pakistan dan Rusia. Prabowo tiba di Bandara Kualanamu pada pukul 02.50 WIB sebelum melanjutkan agenda peninjauan bencana.
Menurut Teddy Indra Wijaya, kunjungan ini merupakan kali ketiga Prabowo menyambangi Aceh dalam penanganan bencana yang melanda kawasan tersebut. “Mengunjungi Aceh untuk ketiga kalinya, serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” kata Teddy.
Sebelumnya, Prabowo juga telah meninjau wilayah terdampak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh pada 1 Desember. Ia kembali mengunjungi posko pengungsian di Aceh pada 7 Desember untuk mengevaluasi perkembangan penanganan darurat.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. Hingga Kamis, terdapat 986 korban meninggal dunia, sementara 224 orang masih hilang dan 5.100 warga mengalami luka.
Bencana ini berdampak luas pada 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi. BNPB mencatat lebih dari 157.900 rumah rusak, mulai dari kategori ringan hingga berat. Selain itu, sekitar 800 ribu jiwa masih mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik serta layanan kesehatan.
Kerusakan fasilitas umum juga cukup besar. BNPB melaporkan lebih dari 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, dan 498 jembatan rusak akibat bencana.
Prabowo dijadwalkan meninjau sebagian titik yang terdampak paling parah untuk mengevaluasi kebutuhan tambahan, termasuk infrastruktur, logistik, hingga dukungan kesehatan bagi para penyintas.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tidak ada yang lebih menenangkan setelah hari yang melelahkan selain semangkuk masakan berkuah hangat di meja makan. Aroma rempah yang...
Di sebuah hutan ajaib yang dipenuhi daun-daun keemasan, hiduplah seorang peri muda bernama Luna. Ia memiliki sayap kristal yang indah,...