Alasan Hakim Tak Menahan Laras Faizati Meski Dijatuhi Hukuman Penjara
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan tidak menahan Laras Faizati Khairunnisa, meski terdakwa divonis hukuman enam bulan penjara. Laras...
Read more
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap ladang ganja sangat luas di kawasan Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Perkebunan seluas 51,75 hektare ini ditemukan di area hutan lindung Gunung Leuser setelah operasi panjang dan melelahkan selama dua hari.
Menurut Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, proses pencarian lokasi ladang ganja bukan hal mudah karena medan terjal dan cuaca buruk selama perjalanan. Tim gabungan harus melewati jembatan gantung, dua sungai, tepi jurang, bebatuan besar, hingga area pepohonan tumbang sebelum mencapai titik ladang.
Tampak hamparan ganja tumbuh luas dengan ukuran beragam, mulai dari setinggi lutut hingga lebih tinggi dari orang dewasa.
Menurut Brigjen Eko Hadi Santoso, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, penemuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan kasus narkoba di Deli Serdang, Sumatera Utara. Penangkapan dua pelaku di wilayah tersebut menghasilkan barang bukti ganja siap edar sekitar 47 kilogram.
“Awalnya kita melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka di Deli Serdang, kita temukan barang bukti ganja siap edar sekitar 47 kilogram,” kata Brigjen Eko di lokasi penemuan pada Rabu 19 November 2025.
Kedua tersangka yang ditangkap adalah Suryansyah (35) dan Hardiansyah (38). Berdasarkan interogasi, keduanya mengaku mendapatkan pasokan ganja dari seseorang yang masih berstatus DPO di Kecamatan Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh.
Kombes Handik Zusen, Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim, menjelaskan bahwa keterangan dua tersangka tersebut menjadi dasar tim melakukan penelusuran lanjutan hingga menemukan keberadaan ladang ganja.
Berdasarkan data dari Bareskrim Polri, lokasi ladang ganja tersebar di 26 titik berbeda di wilayah Gayo Lues. Area itu berada pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Blangkejeren, Kecamatan Putri Betung, dan Kecamatan Pining.
“Selanjutnya kita kembangkan dan kita temukan 26 titik ladang ganja dengan total 51,75 hektare,” ujar Brigjen Eko.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Memasuki awal 2026, perbincangan mengenai pilihan menyewa atau membeli properti kembali menguat di tengah masyarakat. Dinamika pasar yang terus bergerak,...
Tren dekorasi dopamine semakin menarik perhatian pencinta desain interior. Konsep ini menawarkan pendekatan berbeda dari gaya minimalis yang selama ini...