Bos kartel narkoba Meksiko, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, dilaporkan tewas dalam operasi militer di negara bagian Jalisco. Kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco atau CJNG itu langsung memicu reaksi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menurut laporan yang dikutip dari Anadolu Agency, Trump tidak banyak berkomentar mengenai detail operasi tersebut. Namun ia menyerukan agar pemerintah Meksiko meningkatkan upaya memerangi kartel narkoba.
“Meksiko harus meningkatkan upaya mereka dalam memerangi kartel dan narkoba!” tulis Trump melalui media sosial Truth Social, Selasa 24 Februari 2026.
Operasi Militer di Jalisco dan Dampaknya
Operasi militer itu dilakukan pada Minggu 22 Februari waktu setempat di wilayah Tapalpa, Jalisco, yang dikenal sebagai basis kuat CJNG. Awalnya, aparat keamanan federal Meksiko berencana menangkap El Mencho dalam keadaan hidup.
Namun perlawanan sengit dari anggota kartel memicu baku tembak dengan personel militer. Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Meksiko, empat anggota CJNG tewas di lokasi. Tiga lainnya mengalami luka berat dan meninggal saat dievakuasi ke Mexico City.
El Mencho termasuk yang terluka dalam penggerebekan tersebut. Ia kemudian meninggal saat diterbangkan ke ibu kota. Kementerian Pertahanan Meksiko mengonfirmasi kematian pria berusia 60 tahun yang diketahui merupakan mantan polisi itu.
CJNG selama ini dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling kuat di Meksiko. El Mencho bertahun-tahun masuk daftar buronan utama dan selalu berhasil menghindari penangkapan. Pemerintah Amerika Serikat bahkan menawarkan imbalan hingga US$ 15 juta atau sekitar Rp 252,4 miliar untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Laporan Reuters sebelumnya menyebut bahwa Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga Penangkal Kartel yang melibatkan sejumlah lembaga pemerintah AS turut berperan dalam mendukung operasi tersebut. Satuan tugas yang dipimpin militer AS itu disebut menyusun daftar target rinci terkait El Mencho dan membagikannya kepada otoritas Meksiko.
Kematian El Mencho memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah, terutama di Jalisco dan daerah sekitarnya. Sejumlah pusat bisnis dan kendaraan dilaporkan dibakar. Pria bersenjata juga memblokir jalan raya di beberapa negara bagian, yang diduga sebagai aksi balasan dari kartel CJNG.
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, menetapkan status darurat dengan kode merah. Transportasi umum ditangguhkan sementara dan warga diminta tetap berada di dalam rumah demi keamanan.
Peristiwa ini kembali menyoroti kompleksitas perang melawan kartel narkoba di Meksiko serta peran kerja sama intelijen antara Meksiko dan Amerika Serikat dalam memburu pemimpin organisasi kriminal internasional.
Referensi:
detikcom