Kronologi Penikaman Nus Kei di Bandara Terungkap Ini Fakta Pentingnya
Kasus penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora atau Nus Kei mengguncang publik. Insiden tersebut terjadi di Bandar Udara Karel Sadsuitubun pada...
Read more
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan menjadi sorotan publik, terutama terkait jenis menu yang disajikan di beberapa daerah. Kritik muncul ketika menu seperti burger atau spaghetti menjadi bagian dari MBG, padahal bahan seperti tepung terigu tidak berasal dari lokal Indonesia. dr Tan Shot Yen ikut menyoroti hal ini dalam forum rapat bersama Komisi IX DPR.
Ia menyebut bahwa di beberapa lokasi, burger diberikan dengan isi seperti chicken katsu agar tampak menarik di pusat kota, tetapi itu bukanlah menu ideal untuk MBG.
Untuk menjawab kritik dan memberikan solusi, dr Tan pun merekomendasikan beberapa menu sehat dan bergizi yang dapat disajikan dengan biaya sekitar Rp 10 ribu per porsi agar program MBG tetap feasible dan bermakna.
dr Tan menyarankan agar menu MBG menggunakan prinsip “Isi Piringku”, yaitu dalam satu piring sebaiknya terdapat kombinasi buah, sayur, karbohidrat, dan protein.
Untuk sayur, dapat menggunakan bahan lokal murah dan mudah ditemukan, seperti buncis, wortel, kangkung, labu siam di Pulau Jawa. Untuk daerah Indonesia Timur, dia menyebut daun ubi sebagai contoh sayuran potensial yang murah dan bergizi.
Untuk buah, dr Tan merekomendasikan buah lokal seperti pisang, pepaya, atau semangka karena ketersediaannya luas dan harga relatif rendah.
Untuk bagian protein, dia menyarankan agar tidak memilih bahan impor seperti ikan dori, tetapi memanfaatkan ikan lokal (misalnya ikan sungai, lele), udang, atau pepes ikan mas sesuai ketersediaan lokal.
Tentang bahan pokok atau karbohidrat, dr Tan menyebut bahwa MBG tidak harus selalu nasi; alternatif seperti ubi, singkong, jagung juga dapat digunakan.
Berikut beberapa ide menu sederhana yang bisa disajikan menurut dr Tan dengan biaya murah:
Sayur lokal + buah segar
Protein ikan air tawar atau udang lokal
Karbohidrat: nasi, ubi, jagung atau singkong
Kombinasi seluruh komponen dalam satu piring agar seimbang
Menu ini dirancang agar mudah disiapkan, menggunakan bahan lokal yang tersedia, dan tetap memenuhi kebutuhan gizi dasar anak.
dr Tan menjelaskan bahwa ikan lele sebagai contoh protein lokal memiliki kandungan protein, lemak sehat (omega‑3 dan omega‑6), vitamin B12, dan fosfor. Konsumsi ikan seperti ini dapat mendukung kesehatan otak, tulang, dan mencegah anemia.
Penggunaan udang di daerah pesisir juga disarankan karena harganya lebih rendah di sana dan mudah diperoleh.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...