Kualitas Udara Malaysia Memburuk akibat Kabut Asap Karhutla Indonesia

Kabut asap dari karhutla Indonesia menyelimuti Malaysia. Kualitas udara di Serian, Sarawak, mencapai API 182 dan masuk kategori tidak sehat.

Kabut asap dari karhutla Indonesia menyelimuti Malaysia

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Indonesia kembali berdampak ke Malaysia. Asap yang terbawa angin lintas batas membuat sejumlah wilayah di Negeri Jiran mengalami penurunan kualitas udara.

Bagian selatan Sarawak menjadi salah satu wilayah yang terdampak. Berdasarkan laporan yang dikutip dalam pemberitaan, distrik Serian mencatat Indeks Polusi Udara atau API mencapai 182 pada Senin (10/8/2026).

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat menurut klasifikasi kualitas udara Malaysia. Pemerintah Sarawak pun mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

Wakil Menteri Perhubungan Sarawak Henry Harry Jinep mengatakan persoalan kabut asap lintas batas bukan kejadian baru. Menurut dia, kondisi tersebut hampir terjadi setiap tahun dan sebagian sumber asap berasal dari wilayah di luar kendali pemerintah Sarawak.

“Ini bukan masalah yang terjadi sekali waktu saja. Ini terjadi hampir setiap tahun, dan sebagian besar berasal dari seberang perbatasan karena aktivitas di luar kendali kami,” kata Henry Harry Jinep pada Minggu (9/8/2026).

Cuaca Panas Berpotensi Perparah Kabut Asap

Selain Sarawak, wilayah Johan Setia di Selangor juga mengalami kondisi udara yang buruk. API di kawasan tersebut mencapai 152 pada Senin siang.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Malaysia diperkirakan masih menghadapi cuaca panas dan curah hujan rendah hingga setidaknya Jumat (14/8/2026). Situasi ini dapat membuat kebakaran lebih mudah bertahan dan meningkatkan potensi penyebaran asap.

Baca Juga:  Situasi Timur Tengah Memanas, Iran Ancam Serang Reaktor Nuklir Israel di Dimona

Badan Meteorologi Malaysia memperingatkan bahwa angin dari arah selatan serta banyaknya titik panas di negara tetangga dapat mendorong terjadinya kabut asap lintas batas, khususnya di bagian selatan Sarawak.

Kabut asap lintas batas sendiri bukan persoalan baru bagi Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Ketiga negara telah menghadapi persoalan tersebut selama puluhan tahun, dengan krisis besar pernah terjadi pada 1997-1998 dan 2015.

Indonesia sendiri masih menghadapi sejumlah titik karhutla. Salah satu kebakaran besar terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. ANTARA melaporkan luas area terdampak kebakaran di kawasan Gunung Bromo mencapai sekitar 550 hektare dan masih dalam proses pendataan.

BNPB juga terus memperkuat koordinasi penanganan karhutla di sejumlah daerah. Di Kalimantan Tengah, misalnya, pemerintah memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan kebakaran berlangsung secara terpadu.

Persoalan karhutla kemudian kembali memunculkan perbedaan pandangan antara Indonesia dan negara tetangga. Malaysia dan Singapura sebelumnya beberapa kali menyoroti penanganan karhutla di Indonesia yang dinilai berdampak pada kualitas udara mereka.

Sementara itu, Indonesia menegaskan bahwa petani tidak bisa begitu saja dianggap sebagai penyebab utama karhutla. Pemerintah menyatakan telah mengambil langkah terhadap perusahaan yang dinilai membiarkan kebakaran terjadi di wilayah konsesi mereka.

Persoalan kabut asap lintas batas juga telah lama dibahas melalui kerja sama regional ASEAN. Namun, penanganannya menghadapi tantangan karena kebakaran terjadi di wilayah yurisdiksi masing-masing negara dan penegakan hukum berada dalam kewenangan negara tempat kebakaran berlangsung.

Baca Juga:  Harapan Baru di Tanah Konflik: Natal Pertama di Gaza Setelah Gencatan Senjata

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Internasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED