Konflik Energi Memanas, Iran Siap Hancurkan Fasilitas Minyak Terkait AS

Ketegangan Iran dan AS meningkat setelah serangan udara di Pulau Kharg. Teheran memperingatkan akan membalas dengan menghancurkan fasilitas minyak terkait AS. (Foto: Shutterstock)

Ketegangan Iran dan AS meningkat setelah serangan udara di Pulau Kharg

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah muncul ancaman balasan dari Teheran terkait kemungkinan serangan terhadap infrastruktur energi mereka. Iran memperingatkan akan menghancurkan fasilitas minyak yang dimiliki perusahaan Amerika Serikat atau yang bekerja sama dengan AS jika Washington menyerang fasilitas energi Iran.

Ancaman tersebut disampaikan oleh markas komando militer Khatam al-Anbiya pada Sabtu pagi waktu setempat. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan serangan udara terhadap Pulau Kharg, wilayah yang menjadi pusat ekspor minyak Iran.

Pulau Kharg memiliki peran sangat penting bagi perekonomian Iran. Berdasarkan data sektor energi, sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran diproses melalui pulau tersebut sebelum dikirim ke berbagai negara pembeli.

Menurut laporan media resmi Iran, peringatan tersebut disampaikan sebagai respons langsung terhadap pernyataan Washington yang mengklaim telah menghancurkan target militer di pulau itu.

Serangan di Pulau Kharg Picu Risiko Lonjakan Harga Minyak

Serangan udara Amerika Serikat di Pulau Kharg dinilai berpotensi meningkatkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Wilayah tersebut berada dekat dengan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa serangan udara tersebut menargetkan instalasi militer Iran yang diyakini digunakan untuk menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Namun dalam pernyataan yang diunggah melalui platform Truth Social, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat sengaja menghindari serangan terhadap fasilitas minyak Iran di pulau tersebut.

“Namun, jika Iran atau pihak mana pun melakukan tindakan yang mengganggu kebebasan dan keamanan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini,” kata Donald Trump.

Menurut pengamat militer Amerika Serikat, Mark Kimmitt, situasi saat ini menunjukkan bahwa konflik telah memasuki tahap yang lebih berbahaya.

“Taruhannya kini jauh lebih tinggi. Dari sekadar menghancurkan militer dan rezim, kini AS berusaha menghantam nadi ekonomi Iran,” kata Mark Kimmitt, pensiunan brigadir jenderal Angkatan Darat AS.

Ia menjelaskan bahwa Pulau Kharg kini menjadi titik strategis dalam tekanan politik dan militer antara kedua negara.

Menurut Kimmitt, jika infrastruktur minyak Iran benar-benar menjadi target serangan, maka Iran kemungkinan akan merespons dengan menyerang fasilitas energi lain di kawasan Timur Tengah yang memiliki hubungan dengan perusahaan Amerika Serikat.

“Saat itu harga minyak akan benar-benar tak terkendali,” ujarnya.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Selat Hormuz merupakan jalur distribusi sekitar seperlima perdagangan minyak dunia, sehingga setiap gangguan di kawasan ini dapat langsung memicu gejolak pasar energi global.

Selama ini Iran juga dituding menggunakan Pulau Kharg sebagai salah satu titik peluncuran serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melintas di selat tersebut.

Dengan menyerang instalasi militer di pulau tersebut, Amerika Serikat diyakini ingin membatasi kemampuan Iran dalam menargetkan kapal yang melewati jalur pelayaran strategis itu.

Para analis energi memperingatkan bahwa jika konflik ini terus meningkat dan fasilitas minyak benar-benar menjadi sasaran serangan, dampaknya bisa langsung terasa pada stabilitas ekonomi global.

Lonjakan harga minyak, gangguan pasokan energi, hingga tekanan terhadap perdagangan internasional menjadi risiko yang paling dikhawatirkan jika konflik di kawasan Teluk terus membesar.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Internasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED