Kenapa Bentuk Nebula NGC 6072 Bisa Begitu Aneh? Ternyata Ada Dua Bintang di Dalamnya!

Citra warna-warni NGC 6072 yang diambil oleh James Webb Space Telescope menunjukkan struktur nebulanya yang tidak simetris, seperti cipratan cat—akibat interaksi dua bintang di pusatnya.

Citra warna-warni NGC 6072 yang diambil oleh James Webb Space Telescope menunjukkan struktur nebulanya yang tidak simetris, seperti cipratan cat—akibat interaksi dua bintang di pusatnya

NGC 6072: Nebula Planet di Bawah Sorotan Webb

NGC 6072 atau dikenal juga sebagai ESO 389-15 adalah nebula planetary—awan gas bercahaya di akhir kehidupan sebuah bintang mirip Matahari—yang berjarak sekitar 3.000–3.300 tahun cahaya di rasi Scorpius. Ditemukan oleh astronom John Herschel pada tahun 1837.

Sesuai namanya, nebula ini sebenarnya bukan planet—penamaan “planetary” muncul karena saat dilihat teleskop kecil, penampilannya mirip cakram kabur.


Webb Curi Perhatian: Bentuknya Bikin Penasaran!

James Webb Space Telescope (JWST) merekam NGC 6072 lewat dua instrumen—NIRCam (near-infrared) dan MIRI (mid-infrared)—dan ternyata bentuknya sangat tidak biasa. Tidak simetris layaknya banyak nebula lain, tapi cenderung multi-polar, dengan beberapa aliran gas bercabang ke berbagai arah.

Bayangkan cipratan cat di papan hitam: itulah gambaran bentuknya—gas dan debu tersebar tidak beraturan namun memikat.


Dua Bintang, Bentuk Aneh

Asosiasi stellarnya pun unik: sepertinya ada dua bintang di pusat NGC 6072, bukti kuat bahwa interaksi antar-bintang bikin strukturnya jadi kacau tapi indah.

NIRCam memperlihatkan inti nebula yang berwarna biru pucat—bias cahaya dari bintang putih yang panas—dikelilingi aliran gas oranye yang membentuk lobus dan menekan materi ke bidang equatorial.

Sementara MIRI mengungkap lapisan debu melingkar di tengah, seperti cincin konsentris—indikasi adanya pergerakan bintang pendamping yang mengorbit dan membentuk pola spiral dalam gas nebula.


Struktur Komplek: Gas, Debu, dan Waktu

Warna merah pada gambar NIRCam adalah gas molekuler yang mulai mendingin, sedangkan warna biru di foto MIRI menandakan daerah lebih dingin lagi atau konsentrasi debu tipis. Material ini mungkin terbentuk saat molekul pelindung terbentuk di area yang terlindung dari radiasi UV bintang.

Perubahan bentuk diperkirakan terjadi dalam ribuan tahun, saat angin bintang bagian dalam menembus halo gas yang dikeluarkan sebelumnya.

📚 ️Baca Juga Seputar Sains

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Sains Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia sains — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED