Komet MAPS Hancur di Dekat Matahari, Ini Fakta Menarik di Baliknya
Fenomena komet C/2026 A1 atau MAPS menjadi salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan pada April 2026. Namun, harapan untuk...
Read more
Warga Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dihebohkan dengan kemunculan gumpalan hitam menyerupai awan yang melayang di langit pada Rabu (29/10/2025). Gumpalan tersebut ternyata bukan awan, melainkan busa berwarna hitam keabu-abuan yang bergerak tidak beraturan seperti ditiup angin.
Peristiwa itu sempat direkam oleh warga dan videonya menyebar cepat di media sosial. Dalam video amatir terlihat busa tersebut melayang di udara, membuat warga penasaran dan sebagian ketakutan.
Awalnya, banyak yang mengira gumpalan itu merupakan awan gelap tanda hujan. Namun setelah busa hitam itu jatuh ke tanah, warga mencium bau menyengat mirip limbah pabrik.
“Busa, bau, awas beracun. Busa ini,” terdengar suara warga dalam video yang tersebar di media sosial.
Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat langsung menurunkan tim investigasi untuk mencari tahu asal-usul busa misterius itu.
Menurut Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Masih dicek oleh Tim Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup (PPLH),” kata Ai saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu (29/10/2025).
Tim DLH akan memeriksa kemungkinan adanya pencemaran udara atau air dari kegiatan industri di sekitar Kecamatan Patokbeusi. Pasalnya, wilayah tersebut memang berdekatan dengan sejumlah kawasan pabrik dan saluran air yang sering menjadi tempat pembuangan limbah cair.
Berdasarkan informasi sementara, busa hitam itu mengandung zat kimia yang berpotensi berasal dari limbah industri, meski hal ini belum bisa dipastikan tanpa hasil uji laboratorium resmi.
Fenomena ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga karena khawatir busa tersebut beracun. Beberapa warga memilih menutup pintu dan jendela rumah mereka agar tidak terpapar bau menyengat dari udara sekitar.
Sementara itu, aparat setempat dan tim DLH dikabarkan telah mengambil sampel busa untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil uji laboratorium akan menentukan apakah busa tersebut mengandung bahan berbahaya yang dapat mencemari lingkungan.
Fenomena busa hitam ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan limbah industri dan sistem peringatan dini terhadap pencemaran udara di daerah padat aktivitas pabrik.
Referensi: DetikInet
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Sains Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia sains — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan puing helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air setelah melakukan pencarian intensif di wilayah Kabupaten...
Sebuah rekaman video memperlihatkan dua sejoli diduga bermesraan di dalam kedai Es Teh Indonesia cabang Kibin, dan menjadi perbincangan di...