Kemenkes Ungkap Banyak Anak SD Memiliki Gula Darah Tinggi, Waspadai Risiko Penyakit Kronis

Kemenkes menemukan indikasi banyak anak SD memiliki kadar gula darah tinggi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan ginjal saat dewasa.

Kemenkes menemukan indikasi banyak anak SD memiliki kadar gula darah tinggi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkap adanya indikasi semakin banyak anak usia sekolah dasar (SD) yang memiliki kadar gula darah tinggi. Temuan awal tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis ketika anak memasuki usia dewasa.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, hasil pemantauan menunjukkan sebagian anak usia SD sudah memiliki kadar gula darah di atas kisaran yang diharapkan.

“Anak-anak SD itu kadar gula darahnya sudah tinggi. Kita telah temui indikasi awalnya, padahal seharusnya itu pada anak-anak kan kadar gula darahnya normal, aktivitasnya banyak,” kata Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kadar gula darah normal pada anak berbeda menurut kelompok usia. Anak di bawah usia 6 tahun umumnya memiliki kadar gula darah sekitar 100-200 mg/dL, anak usia 6 hingga 12 tahun sekitar 70-150 mg/dL, sedangkan remaja di atas usia 12 tahun berada di bawah 140-180 mg/dL, tergantung kondisi pemeriksaan.

Nadia menegaskan bahwa pemerintah perlu memperkuat berbagai kebijakan untuk mengendalikan konsumsi gula, garam, dan lemak sejak usia dini agar tren peningkatan kadar gula darah pada anak tidak terus berlanjut.

“Kalau kita tidak melakukan segera policy-policy untuk menjaga konsumsi atau melakukan pengendalian gula, garam, lemak, ya dari tren anak-anak kita saja sudah kelihatan seperti ini,” kata Nadia.

Baca Juga:  Dampak Timbal pada Anak Disorot, Ganggu IQ dan Perkembangan Otak

Gula Darah Tinggi Sejak Kecil Tingkatkan Risiko Penyakit Saat Dewasa

Menurut Siti Nadia Tarmizi, kadar gula darah yang tinggi sejak masa kanak-kanak dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan. Jika kondisi tersebut berlangsung terus tanpa pengendalian, risiko terkena penyakit kronis saat dewasa akan meningkat.

“Jika dari kecil saja gula darahnya sudah tinggi, maka dalam usia 40 tahun, dia berpotensi akan terkena penyakit jantung, stroke, ginjal. Karena teorinya, gula itu kan mempengaruhi pembuluh darah,” ujar Nadia.

Ia juga menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang menganggap diabetes hanya berkaitan dengan komplikasi pada kaki. Padahal, Diabetes Melitus dapat merusak pembuluh darah di berbagai organ tubuh sehingga memicu penyakit serius, termasuk penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.

“Dulu kita pikir kalau orang jantung, stroke, terjadi pada orang yang hipertensi saja. Tapi sekarang ternyata orang dengan sakit DM bisa terkena serangan jantung. Penyakit gula itu adalah mother of disease,” kata Nadia.

Menurut berbagai panduan kesehatan, pencegahan diabetes pada anak dapat dimulai melalui pola makan seimbang, membatasi konsumsi minuman dan makanan tinggi gula, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala bila memiliki faktor risiko.

Temuan ini menjadi pengingat bagi orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk bersama-sama membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Pengendalian konsumsi gula dan penerapan gaya hidup aktif dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan anak sekaligus menurunkan risiko penyakit tidak menular di masa depan.

Baca Juga:  Produk Skincare Terbaik untuk Meningkatkan Kolagen dan Kulit Tetap Awet Muda

Referensi:
Detik Health

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED