Rusia Mulai Jual Cadangan Emas Besar-Besaran di Tengah Tekanan Ekonomi
Aksi jual emas oleh bank sentral dunia kembali menjadi perhatian pasar global. Kali ini, Rusia tercatat mulai melepas sebagian besar...
Read more
Setidaknya tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat kargo di negara bagian Kentucky, Amerika Serikat, pada Selasa (4/11) sore waktu setempat. Insiden tragis ini melibatkan pesawat milik United Parcel Service (UPS) yang meledak tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Muhammad Ali di Louisville.
Menurut pernyataan Gubernur Kentucky Andy Beshear, sebanyak 11 orang juga mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi sangat serius. “Jumlah korban tewas dan luka masih bersifat sementara dan kemungkinan bisa bertambah,” kata Beshear dalam konferensi pers.
Berdasarkan video yang disiarkan di televisi lokal, salah satu sayap pesawat terlihat terbakar sesaat setelah pesawat meninggalkan landasan pacu. Tak lama kemudian, pesawat itu menukik tajam dan meledak menjadi bola api besar ketika menghantam tanah di area industri dekat bandara.
Ledakan hebat tersebut memicu kebakaran pada beberapa bangunan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang terus berkobar.
“Ada banyak korban luka dan api masih menyala. Kami menutup sejumlah jalan di sekitar lokasi, mohon warga menghindari area tersebut,” kata Wali Kota Louisville Craig Greenberg saat memberikan keterangan kepada media.
Menurut catatan dari Badan Penerbangan Federal (FAA), pesawat yang terlibat kecelakaan adalah jenis McDonnell Douglas MD-11, salah satu pesawat kargo andalan UPS. Data dari situs Flightradar24 menunjukkan pesawat tersebut mulai dioperasikan sejak 2006.
Sebelum kecelakaan, pesawat itu sempat terbang dari Louisville menuju Baltimore sehari sebelumnya dan kembali ke Louisville. Dalam penerbangan terakhirnya, pesawat naik hingga ketinggian 175 kaki dengan kecepatan 184 knot sebelum tiba-tiba kehilangan ketinggian secara drastis.
Pihak UPS sejauh ini belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kecelakaan maupun kondisi kru di dalam pesawat. Namun, mereka memastikan sedang bekerja sama dengan otoritas penerbangan dan tim penyelidik federal untuk mencari tahu penyebab insiden tragis ini.
Kecelakaan ini diperkirakan akan berdampak pada distribusi logistik dan pengiriman paket UPS, terutama di wilayah Amerika Serikat bagian timur. Sejumlah pelanggan utama perusahaan, termasuk Amazon, Walmart, dan Layanan Pos AS, kemungkinan mengalami keterlambatan sementara dalam pengiriman barang.
Belum diketahui apakah kecelakaan ini berkaitan dengan masalah teknis, cuaca buruk, atau faktor manusia. FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kini tengah melakukan investigasi menyeluruh di lokasi jatuhnya pesawat.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah hasil survei terbaru menunjukkan kebijakan tersebut merupakan program pemerintah yang paling...
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor...