Serangan Baru AS ke Iran Dibalas Operasi Militer di Kuwait dan Yordania
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terbaru terhadap sejumlah target militer Iran pada Jumat...
Read more
Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan warga negara Israel di wilayahnya. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan siapa pun warga Israel yang terdeteksi memasuki Malaysia akan segera dideportasi karena negara tersebut tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
Pernyataan itu disampaikan Anwar setelah muncul isu mengenai dugaan adanya warga Israel yang memasuki Malaysia menggunakan dokumen kewarganegaraan dari negara lain. Kasus tersebut dilaporkan terdeteksi di Negara Bagian Johor dan kini tengah ditangani oleh otoritas terkait.
Menurut Anwar Ibrahim, pemerintah telah meminta seluruh lembaga yang berwenang untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap laporan tersebut.
“Kami sedang menyelidiki. Kami tidak mengizinkannya. Jika ada, tentu saja ada tindakan yang harus diambil. Apabila ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir karena kami tidak mengakui mereka,” kata Anwar Ibrahim.
Anwar menegaskan bahwa sikap pemerintah Malaysia terhadap Israel tidak berubah. Hingga saat ini Malaysia tetap tidak menjalin hubungan diplomatik maupun memberikan pengakuan resmi terhadap negara tersebut.
Pernyataan Anwar berkaitan dengan dugaan bahwa sejumlah warga Israel berhasil memasuki Malaysia menggunakan paspor atau dokumen perjalanan dari negara lain. Dugaan tersebut memicu perhatian pemerintah daerah maupun masyarakat karena dinilai berkaitan dengan aspek keamanan dan kebijakan luar negeri Malaysia.
Menurut Anwar, proses penyelidikan telah dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintah. Ia juga menyampaikan bahwa kementerian terkait akan memberikan penjelasan lebih rinci setelah seluruh proses verifikasi selesai.
“Saya yakin Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir akan memberikan jawaban,” kata Anwar Ibrahim.
Sementara itu, Pemerintah Negara Bagian Johor sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri Malaysia bersama instansi terkait untuk menyelidiki operasional Network School yang berada di kawasan Forest City.
Menurut Onn Hafiz Ghazi, Menteri Besar Johor, dugaan tersebut muncul setelah terdapat informasi bahwa warga Israel mengikuti program pendidikan di lokasi tersebut dengan menggunakan paspor dari negara lain. Kondisi itu kemudian memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat sehingga pemerintah daerah meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
Berdasarkan keterangan pemerintah Malaysia, hasil penyelidikan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah hukum maupun tindakan administratif apabila terbukti terdapat pelanggaran terhadap aturan keimigrasian maupun kebijakan negara.
Laporan mengenai dugaan keberadaan warga Israel di Malaysia juga menjadi perhatian karena kebijakan luar negeri Malaysia selama ini secara konsisten mendukung perjuangan Palestina dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Kebijakan tersebut telah diterapkan selama bertahun-tahun dan menjadi dasar berbagai keputusan pemerintah terkait urusan keimigrasian maupun hubungan internasional.
Menurut laporan Bernama, pemerintah Malaysia menegaskan seluruh lembaga terkait telah bekerja sama untuk memastikan setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi secara akurat sebelum tindakan resmi diambil. Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap warga negara asing yang melanggar ketentuan keimigrasian akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) tidak lagi terbatas untuk membantu pekerjaan atau membuat konten. Di China, teknologi ini mulai dimanfaatkan oleh...
Penggunaan Codex, agen berbasis kecerdasan buatan dari OpenAI, mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia sepanjang 2026. Menariknya, lonjakan tersebut tidak hanya...