Kebakaran SPBE Bekasi Bikin Warga Mengungsi, Puluhan Bangunan Rusak

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menghanguskan belasan rumah dan kios. Api bahkan menjalar hingga radius 200 meter dari lokasi. (Foto: Antara)

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menghanguskan belasan rumah dan kios

Kebakaran hebat yang terjadi di stasiun pengisian bulk elpiji atau SPBE di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, membawa dampak besar bagi lingkungan sekitar. Api yang disertai ledakan kuat tidak hanya meludeskan fasilitas utama, tetapi juga merembet ke permukiman warga.

Menurut Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Babihoe, kobaran api bahkan menjangkau area hingga radius sekitar 200 meter dari titik pusat kejadian. Hal ini membuat sejumlah rumah warga ikut terdampak.

“Karena ini hal yang sangat vital di mana kebakaran dengan gas, LPG ini luar biasa. Itu bahkan sekitar hampir 200 meter dari lokasi, itu rumah itu ada yang terbakar,” kata Abdul Harris Babihoe saat meninjau lokasi di Bekasi.

Ia menambahkan bahwa setidaknya terdapat 14 bangunan yang terdiri dari rumah dan kios yang terdampak kebakaran tersebut. Sebagian besar bangunan dilaporkan hangus akibat besarnya api dan ledakan yang terjadi di area SPBE.

Tidak hanya permukiman warga, area utama SPBE dengan luas sekitar 1.500 meter persegi juga dilaporkan habis terbakar. Dari keseluruhan fasilitas, petugas hanya berhasil mengamankan satu tabung gas berukuran besar dengan kapasitas sekitar 50 ribu liter agar tidak ikut meledak.

“Bangunannya 1.500 yang ada, dan semuanya terbakar habis. Tinggal tabung yang 50 ribu yang kita amankan,” ujar Harris.

Warga Mengungsi, Pemerintah Siapkan Bantuan

Dampak kebakaran ini memaksa sejumlah warga untuk meninggalkan rumah mereka. Menurut Camat Mustikajaya Maka Nachrowi, sebagian besar warga yang terdampak memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat di wilayah lain.

“Kami buat posko untuk barangkali ada warga yang memang membutuhkan bantuan. Namun rata-rata saat ini warga yang rumahnya terdampak memilih mengungsi ke rumah saudara-saudaranya di kampung lain,” jelas Nachrowi.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan melakukan pendataan terhadap warga terdampak, khususnya mereka yang mengalami kerusakan rumah. Langkah ini dilakukan untuk menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan.

Menurut Abdul Harris Babihoe, bantuan akan diprioritaskan bagi warga yang kurang mampu agar dapat segera memperbaiki tempat tinggal mereka.

“Kita akan coba kaji, kita akan coba datangi, kita survei, dan kalau memang itu permukiman apalagi kepada mereka yang tidak mampu, itu pasti akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa fasilitas penyimpanan dan distribusi gas memiliki risiko tinggi jika terjadi kebakaran. Besarnya dampak yang ditimbulkan menunjukkan pentingnya pengawasan dan standar keamanan yang ketat, terutama di area yang berdekatan dengan permukiman padat.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED