BGN Kaji Ulang Insentif Dapur MBG Usai Muncul Temuan Potensi Pemborosan Anggaran
Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengevaluasi skema insentif operasional sebesar Rp6 juta per hari yang selama ini diberikan kepada Satuan...
Read more
Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mulai dipadati pedagang kaki lima (PKL) meski aksi demonstrasi mahasiswa yang direncanakan berlangsung pada Jumat (12/6/2026) belum dimulai. Para pedagang terlihat lebih dahulu datang untuk mencari lokasi strategis dengan harapan mendapatkan keuntungan dari potensi keramaian massa aksi.
Menurut pantauan di lokasi, sebagian besar pedagang yang hadir merupakan penjual minuman keliling. Mereka menempati sejumlah titik di sekitar kawasan Bundaran HI, terutama di sepanjang Jalan Sutan Syahrir yang menghubungkan Jalan M.H. Thamrin dan Jalan H. Agus Salim.
Berbagai jenis dagangan terlihat memenuhi area tersebut. Mulai dari pedagang kopi modern menggunakan gerobak listrik, penjual jus buah kekinian, kopi keliling sepeda atau yang dikenal sebagai starling, hingga pedagang minuman dingin dengan kardus tenteng.
Selain itu, terdapat pula sejumlah pedagang makanan seperti mie ayam, bakso kuah, bakso tusuk, siomay, batagor, es krim keliling, hingga penjual buah dan rujak yang ikut bersiap menyambut keramaian.
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi aparat kepolisian, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI mulai pukul 10.00 WIB. Namun hingga sekitar pukul 12.30 WIB, massa aksi belum terlihat tiba di lokasi.
Meski demikian, para pedagang tetap bertahan di area tersebut. Sebagian terlihat duduk santai di trotoar, sementara yang lain berbincang dengan sesama pedagang sambil menunggu perkembangan situasi.
Menurut informasi dari Polda Metro Jaya, potensi kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran HI sudah diantisipasi sejak pagi. Melalui akun resmi Traffic Management Center (TMC), masyarakat diingatkan mengenai kemungkinan meningkatnya volume kendaraan di kawasan tersebut.
“Diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lalu lintas di lokasi berikut: Kawasan Bundaran HI (Jakarta Pusat),” tulis TMC Polda Metro dalam informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Berdasarkan imbauan tersebut, pengguna jalan diminta menghindari kawasan Bundaran HI apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Fenomena pedagang yang datang lebih awal sebelum aksi demonstrasi berlangsung bukan hal baru di Jakarta. Setiap kali terdapat kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan besar, para PKL biasanya memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan.
Di Bundaran HI sendiri, keberadaan hampir 50 pedagang yang berkumpul di sepanjang Jalan Sutan Syahrir menunjukkan tingginya harapan mereka terhadap potensi transaksi selama aksi berlangsung. Dengan jumlah massa yang diperkirakan cukup besar, para pedagang berharap dagangan mereka laris ketika peserta demonstrasi mulai berdatangan ke lokasi.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di sekitar Bundaran HI hingga siang hari masih terpantau relatif normal meski aktivitas pedagang mulai meningkat. Aparat keamanan juga terus memantau situasi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun aktivitas masyarakat selama berlangsungnya agenda demonstrasi mahasiswa tersebut.
Referensi:
Detik Finance
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kemampuan berpikir, mengingat, berkonsentrasi, hingga mengambil keputusan merupakan bagian dari fungsi kognitif yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun di...
Kalimat seperti "anak ini pintar seperti ibunya" atau "rambutnya menipis seperti ayahnya" sering terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Anggapan tersebut ternyata...